Tribun Sulsel
Andi Sudirman Sulaiman Sorot Kemantapan Jalanan Turun Sisa 71 Persen
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sorot kemantapan jalan turun di Sulawesi Selatan sejak 2023 lalu.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kemantapan jalan di Sulsel.
Andi Sudirman prihatin melihat angka kemantapan jalan di Sulsel turun sejak ditinggal 2023 lalu.
Sejak 2021, Andi Sudirman mengaku sudah memprioritaskan infrastruktur jalan.
Andi Sudirman bahkan pernah membawa kemantapan jalan di Sulsel ke angka 75 persen.
"Dua kali penganggaran saya tinggalkan perubahan dan pokok, itu turun kemantapan jalan dari 75 persen ke 71 persen," jelas Andi Sudirman.
"Padahal saya kemarin mengejarnya dari tahun 2021, naik dari 69 persen ke 75 persen, turun kembali menjadi 71 saja kemantapan sekarang, turun 4 persen," lanjutnya.
Andi Sudirman mengaku tidak mempermasalahkan para Penjabat (Pj) Gubernur yang dahulu.
Ia memaklumi ada prioritas lainnya yang harus dikerjakan sejalan dengan pemerintah pusat.
"Mungkin karena ada fokus yang lain kemarin, semuanya bekerja. Kemarin kan mungkin ada konsentrasi nasional ada juga pemulihan dan sebagainya, saya tidak mau campuri itu intinya mereka sudah bekerja dengan baik," katanya.
Tercatat di 2024 lalu, panjang jalan provinsi Sulsel 2014,23 kilometer.
Andi Sudirman pun akan kembali fokus dalam meningkatkan kemantapan jalan.
Mengingat kondisi ini sudah dikeluhkan masyarakat Sulsel
"Pantasan kalau saya di jalan ditanya pak jalan pak, perasaan dulu pernah agak mending-mending sedikit," jelas Andi Sudirman
8 Prioritas Andi Sudirman
Dihadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, Andi Sudirman memaparkan 8 target di era kepemimpinannya.
| Ruas Jalan Aroepala Dihiasi Debu, Warga: Semoga Cepat Rampung dan Tidak Macet |
|
|---|
| 300 Desa tak Cairkan Dana Desa Tahap II, Potensi Jadi Silpa 2026 |
|
|---|
| Derita Nakes Belasan Tahun Mengabdi Kini Terancam Diberhentikan |
|
|---|
| Tuntutan Pembayaran Gaji Hayat Gani ke Pemprov Tidak Sesuai Aturan, Begini Penjelasan Jufri Rahman |
|
|---|
| Neraca Dagang Surplus, Disperindag Lirik Hilirisasi Produk Cokelat Hingga Cengkeh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-ruas-Jalan-provinsi-Tun-Abd-Razak-Kecamatan-Somba-Opu.jpg)