Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Etika Kesehatan untuk Pengobatan TBC, Banyak Pasien Tuberkulosis Tak Sadar Ada Pengobagam Gratis

Karena tidak menyadari adanya akses gratis untuk pengobatan TBC, mereka memilih atau mencari pengobatan di layanan kesehatan lainnya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AS Kambie
dok.tribun
Foto Sitti Hidayah yang dikirim ke Tribun-Timur.com pada 28 Februari 2025. Sitti Hidayah mengirim foto ini untuk tulisan opininya sebagai Mahasiswa Program S3 Kesmas Universitas Hasanuddin. 

Oleh: Sitti Hidayah

Mahasiswa Program S3 Kesmas Universitas Hasanuddin

TRIBUN-TIMUR.COM - Hambatan dan strategi untuk keberhasilan pengobatan tuberkulosis khususnya dengan beban tinggi seperti di Indonesia sangat penting dipahami. 

Terutama menekankan dengan memahami pada sudut pandang pasien yang merupakan salah satu faktor penghambat yang signifikan untuk mengakses pengobatan. 

Pertama dari segi pengobatan, yakni waktu pengobatan yang cukup lama dan dampak dari reaksi obat. 

Secara ekonomi, banyak penderita TBC harus kehilangan pekerjaan dan pendapatan rumah tangga akibat menderita penyakit tersebut. 

Ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang TBC dan stigma negatif yang dihadapi oleh pasien. 

Diitambah lagi banyak pasien tidak menyadari bahwa layanan kesehatan untuk pengobatan TBCdapat diakses secara gratis.

Karena tidak menyadari adanya akses gratis untuk pengobatan TBC, mereka memilih atau mencari pengobatan di layanan kesehatan lainnya, yang memungut biaya yang berdampak pada angka kehilangan pasien dari pengobatan yang seharusnya tercatat dan terlaporkan pada layanan kesehatan pemerintah.

Etika Kesehatan mendorong pertimbangan nilai-nilai dalam memperioritaskan dan menjustfikasi tindakan para pembuat kebijakan yang dapat berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan pasien khususnya penderita TBC.

Beberapa isu etis dalam kebijakan kesehatan sebagai upaya mendukung pengobatan TBC, seperti pengembangan kebijakan berbasis bukti , di mana pengambil kebijakan merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan terarah dengan lebih memfokuskan pemberian pemahaman pasien dan pengurangan stigma sosial sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses pengobatan pasien melalui layanan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

Meningkatkan keterlibatan pasien dengan mengembangkan strategi perawatan yang lebih berorientasi pada pasien yang mencakup dukungan emosional dan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang TBC dan manajemen pengobatannya. 

Hal ini akan berkontribusi pada kepatuhan berobat yang lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil kesehatan.

Dukungan ekonomi melalui perlindungan sosial yang telah berjalan melalui program pemerintah agar dapat dimanfaatkan semaksimalnya oleh pasien.

Memahami dan mengimplementasikan pilihan kebijakan sebagai bagian dari etika kesehatan upaya pengendalian TBC di Indonesia diharapkan dapat lebih efektif dan berkelanjutan meningkatkan akses, kepuasan dan hasil pengobatan yang baik bagi pasien TBC.

Semoga point- point tulisan ini memberikan kontribusi untuk mencapai eliminasi TBC tahun

2030 dengan cara strategi perawatan pasien dan dukungan ekonomi melalui perlindungan sosial.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved