Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pegawai Pertamina Tersangka Korupsi Punya Kekayaan Puluhan Miliar, Lulusan Kampus Luar Negeri

Kejaksaan Agung menetapkan 7 tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk pada PT Pertamina, Sub Holding, Kontraktor Kontrak

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
KPI.PERTAMINA.COM/PERTAMINAPATRANIAGA.COM/PERTAMINA-PIS.COM/DOK PRIBADI
TERSANGKA KORUPSI - Wajah empat dari tujuh tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang pada PT. Pertamina, Sub Holding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), pada 2018-2023. Mereka adalah Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional Sani Dinar Saifuddin, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, Chief Executive Officer PT Pertamina International Shipping Yoki Firnandi, dan Vice President (VP) Feedstock Management di PT Kilang Pertamina Internasional, Agus Purwono (dari kiri ke kanan). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kejaksaan Agung menetapkan 7 tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk pada PT Pertamina, Sub Holding, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023.

Tujuh tersangka itu terdiri dari empat pegawai Pertamina dan tiga pihak swasta.

Empat pegawai pertamina adalah Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.

Kemudian, SDS selaku Direktur Feed stock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, YF selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, AP selaku VP Feed stock Management PT Kilang Pertamina International.

Berikut ini profil keempat tersangka dan harta kekayaannya:

1. Sani Dinar Saifuddin, Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, ia memiliki keahlian dalam supply chain, market analysis, dan crude trading, khususnya di lingkungan PT Pertamina (Persero).

Sani, yang kini berusia 47 tahun, merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Jakarta.

Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Manajemen di Universitas Padjadjaran, Bandung, pada tahun 2001.

Sejak awal kariernya, Sani telah banyak terlibat dalam berbagai aspek industri energi, terutama di bidang rantai pasok, analisis pasar, dan perdagangan minyak mentah.

Baca juga: Penampakan Plaza Asia Kediaman Pengusaha Minyak Riza Chalid yang Digeledah Kejaksaan Agung

Pengalaman ini menjadikannya salah satu figur penting dalam pengelolaan feedstock dan produk di sektor migas nasional.

Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero), Sani telah memegang berbagai posisi strategis yang berperan dalam pengelolaan pasokan dan perdagangan minyak mentah.

Keahliannya dalam menganalisis pasar dan mengoptimalkan rantai pasok menjadi modal penting dalam mendukung efisiensi dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Harta kekayaan Rp 15 M

Dalam laporan kekayaannya, Sani memiliki sejumlah properti dengan total nilai Rp 8,01 miliar, yang sebagian besar berlokasi di Bandung.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved