Profil Roy Rizali Anwar Dirjen Bina Marga Ditegur DPR Saat Rapat, Orang Kepercayaan Sahbirin Noor
Dalam rapat tersebut, Edi menyoroti masalah di sejumlah rest area yang dinilai masih belum tertata dengan baik.
TRIBUN-TIMUR.COM - Profil Roy Rizali Anwar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Roy Rizali Anwar ditegur Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Rabu (20/2/2025).
Teguran itu disampaikan lantaran Roy Rizali Anwar tampak berbincang dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Miftachul Munir.
Padahal saat itu Edi tengah menyampaikan pendapatnya.
Dalam rapat tersebut, Edi menyoroti masalah di sejumlah rest area yang dinilai masih belum tertata dengan baik.
Dia menceritakan pengalamannya ketika mendapati petugas keamanan yang tidak sigap di salah satu rest area.
"Pak Dirjen, rest area ini juga perlu kita tertibkan. Saya mengalami sendiri, satu security ketika menghadapi kemacetan yang luar biasa. Ini kaku, tidak ramah, bahkan terakhir saya juga agak marah. Saya tanya, 'eh di mana ini tempat jual obat?' Kebetulan anak saya sakit. (Dia bilang) 'enggak ada, pak'. Habis itu dianya langsung pergi," kata Edi dalam rapat.
Edi juga mengkritik sistem pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menerapkan layanan self-service.
Menurutnya, tidak semua pengguna jalan memahami cara mengisi bahan bakar secara mandiri, sementara antrean kendaraan yang mengular hingga satu kilometer dibiarkan tanpa ada intervensi petugas.
"Padahal saya mohon maaf pake pelat DPR, apalagi kalau tidak menggunakan pelat DPR itu jadi masalah, rakyat biasa. Jadi artinya dari beberapa peristiwa ini pak ketua sudah sampaikan, solusi cuma satu (bentuk) Panja, supaya clear suapaya terurai," ujar Edi.
Edi juga meminta Dirjen Bina Marga untuk fokus menyelesaikan permasalahan yang ada agar tak terkesan membela pengembang jalan tol.
"Dan ini bagi Pak Dirjen, mohon maaf Pak Dirjen jangan bicara Pak Dirjen. Mumpung Pak Dirjen baru, belanja masalah dulu, selesaikan seluruh masalahnya baru kita uraikan, enggak apa-apa," ucapnya.
Sebelum mengakhiri pendapatnya, Edi mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam forum resmi, termasuk memberikan perhatian penuh saat anggota DPR menyampaikan pendapatnya.
"Mohon maaf pak pimpinan seringkali dari eksekutif ketika ada teman bicara, dia bicara sendiri. Lain kali ditertibkan supaya clear persoalan-persoalan kita ini, menghormati forum yang terhormat ini," tegasnya.
Profil Roy Rizali Anwar
Roy Rizali Anwar merupakan seorang birokrat asal Kalimantan Selatan.
Ia lahir di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, 30 April 1981.
Pada Sabtu, 7 November 2024, ia resmi meraih gelar Doktor Teknik Sipil dari Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Dalam ujian terbuka, Roy mempresentasikan disertasi berjudul "Sistem Pendukung Keputusan Terintegrasi untuk Desain dan Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Gedung di Atas Tanah Lunak".
Disertasinya mengangkat permasalahan serius terkait desain dan pelaksanaan konstruksi di atas tanah lunak, gambut, dan lempung, khususnya di Kalimantan Selatan.
Dengan IPK 3,83 dan predikat Sangat Memuaskan, Roy Rizali Anwar menjadi lulusan ke-37 program Doktor Fakultas Teknik Unissula.
Perjalanan Karir
Perjalanan karier pria yang akan berusia 44 tahun pada bulan April mendatang ini dimulai dari berbagai peran strategis di pemerintahan daerah.
Sebelum diangkat sebagai Sekdaprov Kalsel pada 3 Mei 2021, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel.
Ia kemudian diangkat menjadi Penjabat Sekda pada 20 Oktober 2020, menggantikan Haris Makkie yang mengundurkan diri.
Pada masa kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor, Roy dipercaya untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalsel dan terlibat aktif dalam penanganan pandemi Covid-19.
Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu.
Salah satu proyek besar yang berhasil diselesaikannya adalah pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 160 kilometer yang menghubungkan Awang Bangkal di Kabupaten Banjar dengan Jalan Kodeco KM 58 di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu.
Sebagai seorang profesional di bidang teknik sipil, Roy menyandang gelar Insinyur Profesional Utama (IPU).
Roy juga pernah ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalsel, menggantikan Gubernur Sahbirin Noor yang sempat terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.
Penunjukan Roy sebagai Pjs Gubernur Kalsel menggantikan Wakil Gubernur Muhidin, yang sedang cuti untuk maju dalam Pilkada Kalsel 2024.
Kini setelah perjalanan panjang sebagai ASN di Kalsel hingga mencapai puncak sebagai sekretaris pemerintah daerah provinsi, Roy Rizali Anwar menduduki jabatan strategis di level nasional sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia. (*)
| Sosok Ashari Plt Kalapas Bulukumba, Baru 2 Bulan Menjabat Lapasnya Digeledah TNI-Polri |
|
|---|
| Pembangunan Stadion Sudiang Masuk Tahap Fondasi, Target 65 Persen di 2026 |
|
|---|
| Kecelakaan di Jalan Amangappa Sinjai, Yamaha Mio vs Fino, 4 Korban Luka |
|
|---|
| Inilah Daftar Barang Dilarang Keras dan Boleh Dibawa Calon Jemaah Haji 2026 |
|
|---|
| Dinas Catatan Sipil Tiadakan Antrean Manual Urus KTP Elektronik, Ini Cara Daftar Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ROY-DITEGUR-DEWAN-Ir-Roy-Rizali-Anwar-ST-MT.jpg)