Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Resuffle Kabinet

Daftar Menteri Tercepat Diganti Era Jokowi-Prabowo, Satryo Soemantri Brodjonegoro Cetak Sejarah

Ada sekitar 10 menteri yang cepat menjabat selama era Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
kompas.com/sekretariat presiden/kementerian ESDM
MENTERI TERCEPAT DICOPOT- Sebanyak 10 menteri paling cepat menjabat sejak era Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto diantaranya yakni (dari kiri ke kanan) Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Edhy Prabowo, Menteri Kesehatan dr Terawan, dan Menteri ESDM Archandra Tahar. Kini Satryo Soemantri Brodjonegoro mencetak sejarah karena menteri paling cepat diganti era Presiden Prabowo Subianto. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Presiden RI, Prabowo Subianto mengganti Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro

Prabowo melantik wakil rektor I ITB, Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek. 

Dalam catatan sejarah ada beberapa menteri tercepat menjabat 


1. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro

Satryo Soemantri Brodjonegoro menjabat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sejak 21 Oktober 2024. 

Hari ini, 19 Februari, ia diganti wakil rektor ITB Brian Yuliarto. 

Sehingga, ia hanya menjabat sekitar 121 hari. 

Ia juga mencetak sejarah sebagai menteri pertama yang diganti Prabowo Subianto dalam kabinetnya. 


2. Menteri ESDM Archandra Tahar 


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja, Archandra Tahar yang menjabat sejak 27 Juli 2016 hingga 15 Agustus 2016. 

Ia menggantikan Sudirman Said yang diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo dalam perombakan kabinet pada tanggal 27 Juli 2016.

Arcandra resmi diberhentikan sebagai Menteri ESDM pada tanggal 15 Agustus 2016 menyusul polemik dwi kewarganegaraan yang ditujukan kepada dirinya sebagai menteri dan menjadikannya sebagai menteri dengan masa kerja terpendek dalam sejarah di Indonesia, yakni 20 hari.

Pada tanggal 14 Oktober 2016, ia resmi dilantik menjadi Wakil Menteri ESDM mendampingi Menteri ESDM Ignasius Jonan.


3. Andrinof Achir Chaniago

Andrinof Achir Chaniago menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Kabinet Kerja dari 27 Oktober 2014.

Namun, ia diberhentikan dari jabatannya pada 12 Agustus 2015.

Ia menjabat sekitar sembilan bulan. 

Pria kelahiran 3 November 1962 adalah seorang akademisi dan pengamat kebijakan publik Indonesia. 

Ia telah menjadi sahabat dekat Jokowi sejak Presiden Republik Indonesia itu masih menjabat sebagai Walikota Solo.

Pada 29 Oktober 2015, Ia dipercaya menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama Angkasa Pura I menggantikan Suratto Siswodiharjo.

Jabatan tersebut berlangsung hingga Maret 2017. Pada Maret 2017 ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia hingga tahun 2020.

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri 2020, ia ditunjuk sebagai Wakil Komisaris Utama serta Komisaris Independen Bank Mandiri.

Jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri berakhir pada tahun 2024. 

Setelah ia tak lagi menjabat sebagai Wakil komisaris utama Bank Mandiri, ia kembali fokus mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai Dosen Ekonomi-politik pada Departemen Ilmu Politik Fisip Universitas Indonesia serta berbagai kegiatan dan aksi sosial lainnya.

4. Dwisuryo Indroyono Soesilo

Dwisuryo Indroyono Soesilo adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015. 

Masa jabatanya sekitar 9 bulan lebih.

Sebelumnya pria kelahiran 27 Maret 1955 menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO, PBB.

Pada 12 Agustus 2015, ia digantikan oleh Rizal Ramli sebagai bagian dari perombakan Kabinet Kerja 2014-2019.


5. Tedjo Edhy Purdijatno

Laksamana TNI (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno dalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015. 

Pria kelahiran 20 September 1952 pernah menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) periode 2008-2009. 

Setelah Sri Sultan Hamengkubuwono X mengundurkan diri dari organisasi massa (ormas) Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Ketua Dewan Pembina (Wanbin), Tedjo Edhy Purdijatno ditunjuk untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sri Sultan Hamengkubuwono X


6. Wishnutama Kusubandio

Wishnutama Kusubandio pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Maju (2019–2020). 

Pada tanggal 22 Desember 2020, Wishnutama direshuffle oleh Presiden Joko Widodo dan posisinya digantikan oleh Sandiaga Uno.

Masa jabatanya sekitar setahun dua bulan lebih pasca dilantik 23 Oktober 2019.

7. Edhy Prabowo

Edhy Prabowo menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sejak 23 Oktober 2019 hingga pengunduran dirinya pada 25 November 2020. 

Masa jabatannya hanya sekitar satu tahun satu bulan. 

Ia adalah politikus Indonesia yang berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra). 

Selain itu, Edhy juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI dan Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI periode 2014–2019.

8. Terawan Agus Putranto

Terawan Agus Putranto adalah dokter Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia antara 23 Oktober 2019 dan 23 Desember 2020. 

Ia menjabat sekitar 1 tahun 2 bulan sebagai menteri. 

Ia pun digantikan oleh seorang bankir, Budi Gunadi Sadikin. 

Sebelumnya ia seorang dokter militer yang juga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan.

 Ia menjadi dokter militer pertama yang menjabat Menkes sejak Mayor Jenderal TNI (Purn.) dr. Suwardjono Surjaningrat (1978–1988) dan orang dengan pangkat militer tertinggi yang pernah memangku jabatan ini.

Ia merupakan lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan kemudian masuk TNI AD, di mana ia ditugaskan ke beberapa daerah termasuk Lombok, Bali, dan Jakarta untuk mengemban tugas sebagai pelaksana medis/kesehatan militer.

Ia juga pernah menjabat sebagai Tim Dokter Kepresidenan pada tahun 2009 dan pernah menjabat sebagai Kepala RSPAD tahun 2015.

9. Juliari Peter Batubara

Juliari Peter Batubara pernah menjabat menjabat sebagai Menteri Sosial Kabinet Indonesia Maju, 23 Oktober 2019. 

Namun pada tanggal 6 Desember 2020, ia diberhentikan dari jabatannya karena terlibat daalam kasus korupsi dana bantuan sosial COVID-19.

Ia pernah menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) untuk daerah pemilihan Jawa Tengah I. 

Selama menjadi anggota DPR-RI, Juliari Batubara bertugas di Komisi VI yang menangani Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM dan BUMN, serta Standardisasi Nasional.

10. Fachrul Razi

Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi adalah tokoh militer Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama Republik Indonesia di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo sejak 23 Oktober 2019 hingga digantikan oleh Yaqut Cholil Qoumas pada tanggal 23 Desember 2020. 

Ia menjabat sekitar satu tahun dua bulan 

Semasa aktif di militer, ia memiliki pengalaman di bidang infanteri sebagai perwira TNI Angkatan Darat dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Razi juga termasuk dalam tim pendiri partai politik Hanura.

Ia menjadi orang ketiga dari kalangan militer yang menjabat Menag, yang pertama sejak Laksda (Purn.) Tarmizi Taher (1993–1998), dan yang pertama dari matra Angkatan Darat sejak Letjen (Purn.) Alamsjah Ratoe Perwiranegara (1978–1983).

Fachrul juga menjadi orang dengan pangkat militer tertinggi yang pernah memangku jabatan ini. Ia menjadi orang tertua yang pernah dilantik menjadi menteri di Indonesia, saat pelantikan ia berusia 72 tahun dan 89 hari.

(tribun-timur.com/ari maryadi)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved