KSPJM Sulsel Gelar Rakerwil, Bangun Ekonomi Umat Lebih Mandiri
Acara tersebut berlangsung di Auditorium Al Jibra Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (29/1/2025).
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun - Koperasi Syariah Persaudaraan Jamaah Masjid (KSPJM) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Rapat Anggota Tahunan ke-XV Tahun Buku 2024.
Acara tersebut berlangsung di Auditorium Al Jibra Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (29/1/2025).
Ketua Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW UMI) sekaligus Pembina KSPJM Sulsel, Prof Masrurah Mokhtar, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memperkuat peran masjid dalam kesejahteraan jemaah.
“Masjid-masjid di seluruh Indonesia bertebaran, tetapi di KSPJM ini justru jemaah yang berperan aktif memakmurkan masjid, dan sebaliknya, masjid juga turut menyejahterakan jemaah,” katanya.
Ia mencontohkan bagaimana masjid dapat membantu anggotanya dalam situasi sulit seperti sakit atau musibah lainnya.
“Inilah sistem yang saling berkaitan, di mana jemaah mendukung masjid, dan masjid kembali memberikan manfaat kepada jemaahnya,” tambahnya.
Dengan adanya Rakerwil ini, diharapkan semakin banyak masjid yang bergabung dalam KSPJM dan turut serta dalam membangun ekonomi umat yang lebih mandiri.
Ketua KSPJM Sulsel, Dr H Ibrahim Saman, mengungkapkan bahwa Rakerwil ini menjadi tonggak sejarah karena baru pertama kali diadakan di Makassar meskipun koperasi ini berlabel Sulsel.
“Selama ini belum pernah ada pertemuan seluruh wilayah, sehingga dengan adanya masukan dari pembina Prof Mansyur Ramli, kami menginisiasi pertemuan yang mengundang perwakilan dari masjid-masjid besar dan Masjid Agung di Sulsel,” jelasnya.
Menurutnya, peserta yang hadir dalam Rakerwil ini diharapkan menjadi koordinator di wilayah kabupaten masing-masing.
Dengan begitu, KSPJM dapat memperluas jangkauan keanggotaan dan meningkatkan jumlah masjid yang tergabung dalam koperasi.
“Saat ini, hanya ada 27 masjid yang tercatat sebagai anggota KSPJM, padahal jumlah masjid di Sulsel mencapai ribuan,” sebutnya.
Rakerwil ini menargetkan penambahan jumlah anggota dan pengurus KSPJM agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Semakin banyak yang bergabung, semakin besar potensi koperasi ini dalam membangun kesejahteraan umat berbasis ekonomi syariah,” sambung Dr Ibrahim Saman.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa potensi ekonomi di lingkungan masjid sangat besar, namun selama ini banyak dimanfaatkan oleh pihak lain.
| Munafri Ajak Pelajar NU Manfaatkan Makassar Creative Hub Menuju Indonesia Emas 2045 |
|
|---|
| Kritis, Inovatif dan Terampil, Polbangtan Kementan Sabet Dua Penghargaan di Rakerwil Ismapeti |
|
|---|
| Prof Masrurah Mokhtar Pimpin APPERTI Sulsel 2025–2029 |
|
|---|
| Tak Hanya Sumbangan Rp 1 Miliar, UMI Akan Bagi-bagi Beasiswa ke Pemuda Palestina |
|
|---|
| Rakerwil Hidayatullah Sulsel Kuatkan Komitmen Program Keumatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Foto-KSPJM-Sulsel.jpg)