Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Keperawatan Unhas  Siap Ikuti Sakura Science Program di Yokohama City University

Pre-Departure Training (PDT) bertujuan untuk mempersiapkan para mahasiswa secara akademik dan budaya sebelum keberangkatan ke Jepang.

Tayang:
Unhas
Universitas Hasanuddin (UNHAS) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menyelenggarakan Pre-Departure Training (PDT) bagi tujuh mahasiswa Fakultas Keperawatan yang terpilih mengikuti Sakura Science Program di Yokohama City University (YCU), Jepang.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Hasanuddin (UNHAS) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menyelenggarakan Pre-Departure Training (PDT) bagi tujuh mahasiswa Fakultas Keperawatan yang terpilih mengikuti Sakura Science Program di Yokohama City University (YCU), Jepang. 

Program ini bertujuan untuk mempersiapkan para mahasiswa secara akademik dan budaya sebelum keberangkatan mereka.  

Pelatihan berlangsung pada Jumat, 10 Januari 2024, dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, Ph.D didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Muh. Syahrul, Ph.D. serta beberapa pejabat lainnya dari Rektorat dan Dekanat.  

Sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa outbound, KUI memfasilitasi dua sesi materi:  
1. Outbound Students and Teachers as UNHAS Ambassadors oleh  Andi Masyitha Irwan, Ph.D.

Materi ini menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai duta UNHAS dan Indonesia selama program berlangsung. 

Para mahasiswa diingatkan untuk menunjukkan sikap profesional, menjaga nilai-nilai luhur, dan menjalin hubungan baik dengan komunitas akademik di Jepang.  

2. Cross-Cultural Understanding: Going Abroad, What Should I Do? oleh Muhammad Ridwan, M.A. 

Sesi ini membahas cara beradaptasi dengan budaya baru, menjaga rasa hormat, serta strategi memaksimalkan pengalaman belajar di luar negeri.  

Kedua sesi tersebut dirancang untuk memastikan mahasiswa tidak hanya siap secara akademik tetapi juga memahami pentingnya sensitivitas budaya selama berpartisipasi dalam kegiatan internasional.  

Tujuh mahasiswa yang terdiri dari enam peserta program sarjana (Keperawatan dan Fisioterapi) dan satu mahasiswa program magister Keperawatan akan mengikuti program mobilitas ini selama satu minggu. 

Di YCU, mereka akan terlibat dalam berbagai aktivitas akademik, seperti diskusi, presentasi, dan observasi langsung, yang dirancang untuk memperluas wawasan mereka di bidang keperawatan global.  

Andi Masyitha Irwan, Ph.D., selaku Kepala KUI, menyatakan, "Program ini adalah wujud komitmen UNHAS untuk meningkatkan kapabilitas mahasiswa di tingkat internasional. Kami ingin memastikan mereka menjadi representasi terbaik universitas dan bangsa."  

Pelaksanaan PDT ini merupakan bagian dari langkah strategis UNHAS untuk memfasilitasi mobilitas mahasiswa ke luar negeri. 

Dengan dukungan penuh dari KUI dan Fakultas Keperawatan, para peserta diharapkan dapat menunjukkan kinerja yang optimal selama program berlangsung.  

"Program ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik tetapi juga menanamkan semangat globalisasi kepada para mahasiswa. Kami ingin mereka kembali dengan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk memajukan profesi keperawatan di Indonesia," ungkap Prof. drg. Muhammad Ruslin, Ph.D. 

Sebagai duta UNHAS, para mahasiswa diharapkan mampu membawa nama baik universitas dan memberikan kontribusi positif dalam kolaborasi akademik internasional.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved