Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hitjra Salempang

IRT di Lutim Tewas Tergantung, Sosiolog: Lingkungan Tidak Kondusif Bisa Jadi Penyebab

Hitjria ditemukan meregang nyawa dengan kondisi leher terikat tali nilon berwarna biru, Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Hasriyani Latif
dok pribadi/idham
Pengamat Sosial UNM Idham Irwansyah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Isak tangis keluarga mengiringi kepergian Hitjra Salempang (20) saat ditemukan tewas di kamarnya dengan posisi tergantung.

Hitjria merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Dusun Buyuntana, Desa Bangun Karya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Ia ditemukan meregang nyawa dengan kondisi leher terikat tali nilon berwarna biru, Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan tergantung di dalam kamarnya. Saksi segera memotong tali menggunakan pisau dengan harapan menyelamatkan korban. Namun, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," jelas Kasi Humas Polres Luwu, Bripka Andi Muh Taufik.

Sosiolog Universitas Negeri Makassar (UNM), Idham Irwansyah menyebut penyebab seseorang akhiri hidup tak hanya disebabkan dorongan psikologis semata.

Kasus bunuh diri, juga dipengaruhi oleh faktor sosial.

Menurut Idham, dalam kasus bunuh diri yang dilakukan IRT berusia 20 tahun di Lutim, terlepas dari motifnya maka peran lingkungan sosial sangat besar dalam pengambilan keputusan untuk mengakhiri hidup.

"Komunikasi dalam lingkungan keluarga yang tidak kondusif, diantaranya dengan suami yang kemudian memutuskan untuk meninggalkan pelaku. Mungkin dukungan dari keluarga besar lainnya juga demikian (perlu penelusuran)," akunya, Sabtu (18/1/2025).

Oleh karenanya, integrasi kehidupan seseorang terhadap keluarga, teman sebaya, kelompok, maupun masyarakat juga perlu diperhatikan.

"Lingkungan sosial lain di sekitar kehidupan pelaku yang kurang kuat integrasinya, bisa karena solidaritas sosial yang lemah atau pelaku yang sangat individualistik di mana berbagai aktivitasnya selama ini tidak melibatkan secara langsung keluarga, teman sebaya, kelompok, atau pun masyarakat," bebernya.

"Keterikatan yang sangat kurang dalam hal integrasi akan membuat seseorang menjadi alienasi (terasing). Keterasingan yang melanda dalam jangka waktu yang tidak singkat dapat menyebabkan seseorang melakukan tindakan bundir," tambahnya.

Sehingga menurut Idham, perlu adanya hubungan lingkungan sosial yang kuat agar seseorang tidak merasakan menanggung beban hidup seorang diri.

"Kehidupan yang dilaluinya hanya berdasarkan pada kepentingan individu, sehingga kurang bersosialisasi dalam lingkungan sosial. Bisa jadi karena integrasi sosial yang lemah sehingga pelaku syarat menanggung beban hidup seorang diri," tandasnya.(*)

Laporan Jurnalis Tribun Timur, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved