Guntur Ikut Diperiksa Terkait Insiden Kebakaran Kantor Disdik Makassar
Diketahui, M Guntur menjabat Plh Kepala Dinas Pendidikan pada 30 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eks Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar M Guntur ikut diperiksa terkait insiden kebakaran di Kantor Dinas Pendidikan, Jl Anggrek Raya, Paropo, Kecamatan Panakkukang.
Diketahui, M Guntur menjabat Plh Kepala Dinas Pendidikan pada 30 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025.
Ia menggantikan Muhyiddin usai dinonaktifkan sementara oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto.
Guntur diperiksa oleh Polrestabes Makassar, Senin (13/1/2024).
Selain M Guntur, satu staf Bagian Keuangan juga ikut diperiksa.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar ini menyampaikan, pemeriksaan dilakukan mulai pukul 10.00 wita.
Ia diperiksa oleh penyidik Polrestabes Makassar hingga pukul 15.00 wita.
"Tadi mulai jam 10, dua orang yang diperiksa, sampai jam 3 lewat," ucap M Guntur melalui telepon whatsapp.
Ia dimintai keterangan seputar kebakaran tersebut.
Misalnya, siapa yang menginformasikan terkait kejadian itu, dan hal-hal lainnya yang berkaitan.
"Jadi kita bercerita dan sampaikan sesuai apa yang dialami bahwa saya dihubungi security, sampai di lokasi siapa-siapa yang kami lihat," paparnya.
Guntur membenarkan bahwa sudah ada tujuh staf Dinas Pendidikan yang diperiksa atas insiden kebakaran ini.
Tiga diantaranya staf keuangan yang bekerja hingga pukul 02.05 wita, Kepala Sub Bagian Keuangan, dan satpam yang berjaga di malam kejadian.
"Sudah tujuh orang dari Disdik yang diperiksa," benernya.
Sebelumnya diberitakan, Plh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba mengatakan, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
Ia sepenuhnya menyerahkan kejadian ini ke Tim Laboratorium Forensik Polda Sulsel untuk diusut.
Tim Labfor masih melakukan penyelidikan, mereka mengambil sampel-sampel untuk diperiksa lebih lanjut.
"Kita serahkan ke pihak berwajib, karena kantor kami sudah di police line. Jadi kita serahkan saja ke pihak yang berwenang, kita tunggu saja hasil dari assessment yang dilakukan oleh tim labfor," ucap Nielma Palamba. (*)
| Sosiolog Unismuh: Judol Tidak Berdiri Sendiri, Ada Ruang Sosial Menopangnya |
|
|---|
| Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Tegaskan 2026 Pemkot Makassar Tanpa Pengadaan Mobil Dinas Baru |
|
|---|
| Tak Perlu ke Jakarta, Ratulangi Medical Center Makassar Punya Layanan Laboratorium Canggih Innoquest |
|
|---|
| Perda Pelestarian Cagar Budaya Kota Makassar Disahkan, Munafri: Tak Sekadar Jaga Warisan Sejarah! |
|
|---|
| Galau Lihat Wisudawan UNM Rata-rata Cumlaude, Akbar Faisal: IPK Saya Dulu 2,2 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Eks-Plh-Kepala-Dinas-Pendidikan-Makassar-M-Guntur-Dok-Tribun-Timur.jpg)