Uang Panai Mahal, Benarkah jadi Penyebab Angka Pernikahan di Jeneponto Turun?
Kementerian Agama (Kemenag) Jeneponto mencatat hanya 2.193 laporan perkawinan yang terdata di Kantor Urusan Agama (KAU) seluruh kecamatan.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Angka pernikahan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan pada tahun 2024.
Kementerian Agama (Kemenag) Jeneponto mencatat hanya 2.193 laporan perkawinan yang terdata di Kantor Urusan Agama (KAU) seluruh kecamatan.
"Menurun, kalau tahun 2023 sebanyak 2.746 peristiwa pernikahan," kata Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Jeneponto, Baharuddin, Senin (6/1/2025).
Beragam faktor melatarbelakangi turunnya angka pernikahan di Jeneponto.
Seperti mahalnya uang panai (uang belanja keperluan pernikahan wanita dari mempelai pria).
Termasuk berubahnya Undang-undang batas minimal usia untuk menikah menjadi 19 tahun, baik pria maupun wanita.
Batas usia itu berlaku berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
"Mungkin juga karena faktor ekonomi karena kita di sini budaya panai uang, sehingga mereka belum mampu dan menunda pernikahan," ucapnya.
"Saya belum tahu juga kajian ilmiahnya mungkin pendidikan boleh, mungkin tingkat kesadaran orang tua, anak-anak menuntut pendidikan sehingga mereka menunda waktu pernikahannya," sambungnya.
Bagi masyarakat yang ingin menikah tanpa mengeluarkan biaya tinggi, kata Baharuddin, boleh mendatangi KAU setempat.
Calon mempelai tidak akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp600 ribu alias gratis.
Namun kebijakan tersebut hanya berlaku di hari kerja, Senin-Jumat.
"Justru itu yang kita mau, seandainya masyarakat sadar pernikahan yang sebenarnya itu adalah menikah di Kantor KUA. Tapi mungkin budaya orang Jeneponto kita ini menganggap bahwa kurang sakral karena ini momen yang baik maka pernikahan itu digelar di rumah sendiri," pungkasnya.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama
| Paris Yasir Beber Capaian Jeneponto di Hari Jadi ke-163 Tahun |
|
|---|
| Gubernur Sulsel Puji Legislator Senior Partai Golkar Hamka B Kady di HUT Jeneponto |
|
|---|
| Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Bupati Jeneponto Paris Yasir: Ini Bukti Kerja Nyata |
|
|---|
| HUT 163 Jeneponto Paris Yasir Paparkan Capaian, Andi Sudirman Kucurkan Bantuan |
|
|---|
| Viral di Bone! Marfina Menikah ke-15 Kali, Suami Terbaru Berusia 22 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ilustrasi-pernikahan-1-1292023.jpg)