PAD Sulsel Capai 5,4 Triliun, Pajak Daerah Sumbang Rp4,8 T
Pendapatan Daerah diketahui bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer dan Lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pendapatan Daerah Sulsel mencetak rekor.
Realisasinya 98 persen, tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Pendapatan Daerah Sulsel sampai akhir Desember 2024 mencapai Rp10.044.029.334.597.
Sementara target pendapatan Rp10.163.532.219.616.
Pendapatan Daerah diketahui bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer dan Lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Sumbangan PAD terhadap Pendapatan Daerah begitu tinggi.
PAD Sulsel di 2024 menembus angka Rp5.426.689.733.458.
Presentasenya 98,43 persen dari target Rp5.518.380.163.616.
Dari PAD Sulsel, ada 4 sumber pendapatan.
Mulai dari Pajak Daerah dengan presentase realisasi 97,60 persen.
Realisasinya Rp4.881.560.869.338 dari target Rp5.001.794.929.789.
Retribusi daerah mampu menembus diatas 100 persen.
Target retribusi daerah sebesar Rp294.085.430.493.
Realisasinya diangka Rp296.528.790.520.
Sementara itu hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan juga mencapai target.
Targetnya diangka Rp135.911.003.734 sedangkan realisasi Rp136.080.962.805.
Sementara Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah juga melewati target.
Targetnya diangka Rp86.588.799.600, sementara realisasi Rp112.519.110.795.
Presentasenya diangka 123,95 persen.
"Dari target (pendapatan daerah) Rp10,163 Triliun, realisasinya Rp10,044 Triliun atau 98,82 persen. Jadi ini capaian tertinggi sejak 5 tahun terakhir. Hampir 99 persen," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulsel Reza Faisal.
"Dibanding 2023, Ada pertumbuhan 5,4 persen atau 500 miliar lebih, total pendapatan. Growth year on year," lanjutnya.
Hingga kini Bapenda Sulsel masih melakukan finalisasi data terkait pendapatan daerah 2024.
Reza meyakini angka ini tidak bergerak banyak, dirinya memastikan pendapatan daerah Sulsel secara presentase tahun ini mampu menjadi terbaik dalam 5 tahun belakangan.(*)
| Jawab Keraguan Andi Tenri, Pj Sekda Bone: Target PAD Masih Bisa Dimaksimalkan |
|
|---|
| Lika-Liku Anggota DPRD Ribut Gegara Pro Kontra Kenaikan PAD Kabupaten Bone Sulsel |
|
|---|
| Pemprov Sulsel Target PAD 2026 Rp10,9 Triliun, Fokus Belanja Kebutuhan Swasemba Pangan |
|
|---|
| Tersebar Debat Pilkada Bone, Andi Akmal Protes Kebijakan Pajak: Rakyat Dipajaki, Warkop Dipajaki |
|
|---|
| Usai Pj Gubernur Bilang 'Kalau Perlu Gak Pulang, Gak Tidur', Bapenda Sulsel Raup Pendapatan Rp 10 T |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Pendapatan-Daerah-Sulsel-Reza-Faisal-Saleh-1.jpg)