Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pria Tergeletak di Tambang Galian Papanloe Bantaeng Diduga Korban Pembunuhan

Sosok pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga tewas dibunuh oleh keluarganya karena kasus siri'.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Hasriyani Latif
THINKSTOCK
Ilustrasi mayat - Pria tergeletak di sebuah tambang galian, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga korban pembunuhan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG - Pria tergeletak di sebuah tambang galian, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga korban pembunuhan.

Sosok pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga tewas dibunuh oleh keluarganya karena kasus siri'.

Informasi ini disampaikan akun facebook, Arthy Arasyid yang mengabadikan momen mayat korban dikerumuni warga dan viral.

"Orang diparangngi (ditebas) sama keluarganya sendiri karena siri' bede tawwa," tulis Arthy Arasyid dalam kolom komentar.

Korban diduga menghamili keponakannya yang mengalami ganguan jiwa.

Saat bayi yang dikandung keponakannya lahir dan hendak dites DNA, korban melarikan diri.

Pihak keluarga pun curiga dan langsung mencari korban.

"Baru bede mau di tes DNA tapi ini yang meninggal melarikan diri, jadi keluarganya itu perempuan mengira dia mentong mi pelakunya karena melarikan diriki," jelasnya.

Meski begitu, Sat Reskrim Polres Bantaeng belum memberikan keterangannya terkait kronologi dan motif peristiwa ini.

Diberitakan sebelumnya, viral mayat pria ditemukan tergeletak di Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (1/1/2025).

Dari tayangan video beredar, mayat pria tersebut tampak ditutupi kain sarung.

Mayat itu diduga korban pembunuhan.

"Diparangi (ditebas) ini kodong (kasihan)," terdengar suara perempuan diduga perekam video.

Puluhan warga tampak berkerumun di lokasi.

Mayat pun menjadi tontonan masyarakat.

Lokasi penemuan mayat itu berada di sekitar tambang galian.

Mobil Patroli Polisi juga terparkir di TKP.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Ahmad Marzuki yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

Apakah kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Bantaeng atau di luar wilayahnya.(*)

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved