Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Karier Moncer 3 Mantan Penyidik KPK Kini Brigadir Jenderal Polisi

Karier moncer tiga mantan penyidik KPK kini promosi bintang satu, Tedjo Kusumo, Mohammad Irhamni, dan Roland Ronaldy.

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Kolase Tribun Timur
Kolase Tedjo Kusumo, Mohammad Irhamni, dan Roland Ronaldy. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Karier moncer tiga mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini promosi bintang satu.

Ketiganya mendapat kenaikan pangkat Brigadir Jenderal Polisi alias bintang satu pada Rabu (1/1/2025) kemarin.

Muhammad Tedjo Kusumo, Mohammad Irhamni, dan Roland Ronaldy.

Tedjo Kusumo dan Mohammad Irhamni kawan satu angkatan di Akademi Kepolisian 1999.

Sementara Roland Ronaldy lebih junior satu tahun.

Dia lulusan Akpol 2000 sekaligus orang pertama di angkatannya menyandang pangkat bintang satu.

Berikut profilnya

1 Mohammad Irhamni 

Mohammad Irhamni lahir 10 Juli 1975.

Sebelumnya ia menjabat Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri.

Irhamni, lulusan Akpol 1999 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Saat menjabat Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri, Mohammad Irhamni pernah memimpin tim Bareskrim Mabes Polri utusan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menindaklanjuti adanya laporan aktivitas tambang emas ilegal atau disebut pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Selain dari Bareskrim turun ke lokasi PETI juga didampingi Polda Sumatera Barat,  Polres Pasaman Barat, dan Polsek Talamau, Sabtu (22/5/23) kemarin.

Atas temuan Bareskrim itu. Irhamni menegaskan, Polri tetap menindaklanjuti masalah tambang ilegal. Tim akan terus mengejar pelaku tambang sampai penyuplai BBM.

Berikut ini profil Kombes Pol Mohammad Irhamni dilansir dari wikipedia.

Riwayat Pendidikan

1. AKPOL (1999)

2. PTIK (2003)

3. SESPIM

4. SESTO TNI (2021)

Riwayat Jabatan

1. Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya

2. Kasubditkomsatpam/Polsus Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri (2020)

3. Analis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri (2021)

4. Dirreskrimsus Polda Kep. Babel (2022)

5. Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri (2023)

Saat menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Moh Irhamni satu dari 12 Direktur Reserse dari jajaran Polda se-Indonesia mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kamis (9/6/2022).

Penghargaan yang diberikan kepada Irhamni terkait kinerja terbaik satu zona empat bidang opsnal dan pembinaan reserse kewilayahan.

2. Muhammad Tedjo Kusumo

Muhammad Tedjo Kusumo dapat kado indah di awal tahun 2025.

Alumnus Akademi Kepolisian 1999 itu pecah bintang satu Rabu (1/1/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menugaskan Muhammad Tedjo Kusumo sebagai Dirtindak Densus 88 Antiteror Polri.

Tedjo Kusumo menggantikan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo.

Upacara kenaikan pangkat dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jakarta.

Total ada 10.548 perwira menerima kenaikan pangkat.

Sebelumnya  Muhammad Tedjo Kusumo menjabat Kasatgaswil Jateng Densus 88 Antiteror Polri.

Ia jadi orang keempat di angkatannya, Batalyon Endra Dharmalaksana menyandang pangkat bintang satu alias Brigadir Jenderal Polisi.

Muhammad Tedjo Kusumo banyak berkarier di Densus 99 Antiteror.

Ia menjabat Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Jawa Tengah Densus 88 AT sejak tahun 2021.

Saat itu ia ditugaskan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2585/XII/KEP.2021 tentang Pengukuhan, Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri yang ditandatangani oleh Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Kapolri Irjen Wahyu Widada pada 21 Desember 2021. 

Tedjo Kusumo juga pernah bertugas sebagai Kepala Tim Penyelidikan III Sub-Satuan Tugas Penyelidikan (Kasubsatgas Lidik III) Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih.

Penugasan itu tertuang dalam Surat Perintah Kapolri Nomor: Sprin/246/V/HUK.6.6./2020. 

Saat masih berpangkat AKBP atau dua melati, Tedjo Kusumo dipercaya masuk struktur Satgassus Merah Putri pada 2019.

Penugasan Satgassus Merah Putri itu tertuang dalam Surat Perintah Kapolri Nomor: Sprin/681/III/HUK.6.6./2019 di era Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

3. Roland Ronaldy 

Roland Ronaldy jadi orang pertama di angkatannya Alumni Akademi Kepolisian 2000 pecah bintang.

Nama mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu masuk dalam daftar mutasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tertanggal 29 Desember 2024.

Upacara kenaikan pangkat digelar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Rabu 1 Januari 2024.

Roland Ronaldy resmi naik pangkat dari Komisaris besar polisi menjadi Brigadir Jenderal Polisi.

Bintang satu tersemat di pundaknya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menugaskan Roland Ronaldy sebagai Kasat Resmob Bareskrim Polri.

 
Ia menggantikan menggantikan Brigjen Pol Victor Alexander Lateka alumni Akpol 1997.

Sebelumnya Roland Ronaldy menjabat Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri.

Roland Ronaldy sebelumnya pernah bertugas sebagai penyidik KPK.

Ia juga pernah menjabat Kapolres Bogor pada tahun 2020 lalu.

Pada 2020 lalu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy resmi dicopot dari jabatannya oleh Kapolri Jenderal Idham Azis.

Hal itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: 3222/XI/KEP./2020 pada 16 November 2020 hari ini.

Roland dipindahtugaskan menjadi Wadir Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.

Diketahui, alasan pencopotan Roland masih berkaitan dengan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Habib Rizieq Shihab.

Sebab, pemimpin ormas Front Pembela Islam (FPI) itu sempat berkunjung ke wilayah Bogor.

Kala itu, ia mengunjungi pembangunan Masjid Raya di Markas Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Kabupaten Bogor pada Jumat (13/11/2020) lalu.

Selain melakukan peletakan batu pertama, kunjungannya itu sekaligus mengisi ceramah salat Jumat.

Namun, aksinya itu mendapat sorotan karena membuat kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan kerumunan simpatisan Habib Rizieq tumpah ruah di jalanan dan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Untuk mengatasi kepadatan tersebut, Roland sempat mengerahkan 600 personel.

Pihaknya juga memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan yang terjadi.

Ia mengatakan acara tersebut berlangsung tertib dan aman meski dipadati pengunjung.

Tetapi, upaya tersebut tidak cukup untuk membendung kecaman karena pihak kepolisian tidak membubarkannya.

Buntutnya, Roland dicopot dari jabatan Kapolres Bogor karena dianggap tidak mampu menegakkan protokol kesehatan sesuai aturan.

Lantas seperti apa sosok Roland yang baru dicopot oleh Kapolri Idham Azis tahun 2020?

Profil

Rupanya Roland baru dilantik menjadi Kapolres Bogor pada Minggu (23/2/2020) lalu.

Artinya, ia baru menjabat sebagai Kapolres Bogor sekitar 9 bulan.

Ia merupakan seorang anak yang berasal dari keluarga Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Namun, ia mengambil jalan yang berbeda dengan keluarganya dan memilih menjadi seorang polisi.

Hal itu ia sampaikan acara Pisah Sambut Kapolres Bogor di Gedung Serbaguna 1 Pemda Kabupaten Bogor, Cibinong pada Sabtu (22/2/2020) lalu.

"Walaupun ayah saya berharap sekali saya menjadi angkatan darat (TNI AD), tapi mungkin nasib berkata lain, saya diterima di kepolisian dan lulus tahun 2000," kata Roland Ronaldy, dikutip dari Tribunnewsbogor.

AKBP Roland merupakan alumni SMA Taruna Nusantara pada 1997.

Ia juga seorang Alumni Akademi Kepolisian tahun 2000.

Kemudian Alumni Sespimen tahun 2016 dan Alumni dari Universitas Macquarie Australia tahun 2015.

Sebelumnya, Roland juga pernah menjabat sebagai salah satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selepas menjadi anggota penyidik KPK, Roland dipromosikan menjadi Kapolres Cirebon Kota yang menjabat selama 1 tahun 11 bulan.

Sampai akhirnya kemudian dipindah menjadi Kapolres Bogor pada Februari 2020 lalu.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved