Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengacara Ditembak di Bone

Ini Kasus Ditangani Pengacara Rudi S Gani Sebelum Tewas Ditembak di Bone Sulsel

Bahkan beberapa jam sebelum tewas ditembak OTK jelang pergantian tahun, Rudi masih sempat mendampingi kliennya. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Hasriyani Latif
Kolase Tribun-timur.com
Kolase foto ilustrasi dan Pengacara Rudy S Gani (49) yang tewas ditembak OTK di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Rudi tiba di rumah istri pada sore hari. 

Pada malam hari sebelum insiden nahas itu, Rudi masih sempat bercengkrama dengan keluarga.   

Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra mengatakan sebelum tertembak, terdengar suara mobil berhenti di depan rumah korban.

Baca juga: Sosok Pengacara di Bone Tewas Ditembak di Malam Tahun Baru, Ber-KTP Makassar Eks Ketum LKPH Sulsel

Selang beberapa saat bunyi letusan senjata itu terdengar.

"Selepas ledakan itu, Rudi kemudian tersungkur dengan luka tembakan pada bagian wajah. Kemudian, pelaku misterius langsung tancap gas meninggalkan lokasi," ujar Iptu Rayendra saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Rabu (1/1/2024).

Keluarga kemudian membawa Rudi ke Puskesmas Lappariaja dalam keadaan terluka parah dan tak sadarkan diri.  

"Setelah tertembak korban dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tak terselamatkan," ujarnya.

Saat ini jenasah Rudi berada di Makassar untuk mengeluarkan peluru yang ada dalam tubuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengacara Rudi S Gani ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) saat dirinya tengah menantikan malam pergantian tahun bersama keluarga di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan pada Selasa (31/12/2024) pukul 22.30 Wita. 

Menurut informasi, Rudi menghembuskan nafas terakhirnya dengan tembakan dua peluru bersarang di wajah dan bagian dadanya.

"Korban ditembak pelaku saat sementara berada di rumah Istrinya," ungkap seorang saksi, Abdul.

Pada saat kejadian, korban tengah makan malam bersama dengan keluarga untuk menyambut malam pergantian tahun. 

"Makan-makan sama keluarga tiba-tiba ada ledakan dan korban terbaring serta mengeluarkan darah," bebernya. 

Belum diketahui apa motif kasus ini.

Jajaran kepolisian Resort Bone masih sementara menyelidiki.

Pihak kerabat dan keluarga korban masih sementara dimintai keterangan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved