Catat! Ini Penyebab Serangan Jantung yang Harus Kamu Ketahui Menurut IDI Bekasi
Serangan jantung dapat terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terganggu atau terhenti, yang dapat menyebabkan kerusakan permanen.
3. Adanya tekanan darah tinggi atau hipertensi
Tekanan darah tinggi merusak arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung dengan mempercepat proses aterosklerosis.
4. Obesitas atau kelebihan berat badan
Obesitas atau kelebihan berat badan dapat menyebabkan serangan jantung. Kelebihan berat badan berkontribusi pada tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi, yang semuanya merupakan faktor risiko serangan jantung.
5. Faktor keturunan atau riwayat keluarga
Faktor terakhir adalah serangan jantung dapat terjadi karena faktor genetik. Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung meningkatkan risiko individu untuk mengalami serangan jantung.
Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengatasi gejala serangan jantung?
IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Bekasi telah merangkum beberapa obat yang bisa mengatasi gejala dan mengurangi penyakit jantung. Untuk mengatasi gejala serangan jantung, beberapa obat yang direkomendasikan meliputi:
1. Aspirin
Obat pertama yang direkomendasikan adalah aspirin. Obat ini termasuk dalam golongan antiplatelet yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. Aspirin membantu mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah yang dapat menyumbat arteri koroner. Obat ini dapat diberikan dokter dalam dosis 81-325 mg, tergantung pada kondisi pasien.
2. Nitrogliserin
Selain aspirin, Nitrogliserin dapat diberikan untuk mengatasi serangan jantung. Nitrogliserin adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dada (angina) dengan cara melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah ke jantung.
3. ACE Inhibitor
ACE Inhibitors (misalnya Enalapril): Mengatur tekanan darah dan mengurangi stres pada jantung, membantu meredakan gejala serangan jantung.
4. Beta Blocker
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.