Awal Mula Isu Rusdi Masse Ingin Gabung PSI, Cuya Ungkap Semua Berakar dari Pilgub Sulsel 2024
Menurut Muhammad Surya, PSI dan Nasdem memang punya kontrak kerja sama politik di Pilkada Serentak 2024.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
Pilkada Maros memunculkan Chaidir Syam-Suhartina Bohari
Pilkada Pangkep dimenangkan oleh Mohammad Yusran Lalogau-Abdulrahman Assagaf.
Selanjutnya Pilkada Pinrang, memunculkan Andi Irwan Hamid-Sudirman Bungi
Pilkada Enrekang ada Muh Yusuf R-Andi Tenri Liwang La Tinro, dan Pilkada Takalar memunculkan Mohammad Firdaus Daeng Manye-Hengky Yasin.
Adapun Pilkada Bone juga memunculkan Andi Aslam Sulaiman-Akmal Pasluddin.
Kehebatan RMS ‘Sulap’ Nasdem dari Partai Kecil Jadi Penguasa Sulsel Kini Lengket Kaesang Pangarep
Rusdi Masse adalah ketua partai tersukses pada pemilihan umum atau Pemilu 2024 di Sulawesi Selatan.
Ia mampu mengubah Partai Nasdem dari pendatang baru dengan usia 13 tahun mampu menang di Sulawesi Selatan.
Partai yang berdiri 11 November 2011 ini mengalahkan dominasi dari Partai Golkar.
Partai Golkar adalah induk dari Partai Nasdem.
Sebab, Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh adalah ketua dewan penasehat DPP Partai Golkar era Jusuf Kalla menjadi ketua umum, periode 2004-2009.
RMS mengambil alih partai Nasdem di Sulsel 2016 lalu.
Ketika memimpin, ia pun mulai gerakan biru di Sulawesi selatan.
Sehingga, pada Pilkada Takalar 2017 lalu, ia mampu ‘mencuri’ panggung dengan mengusung Syamsari Kitta-Ahmad Se’re.
Hasilnya, pasangan ini berhasil mengalahkan koalisi besar.
Sosok Andi Ikhsan Hamid Loyalis Rusdi Masse Jadi Ketua OKK PSI Sulsel |
![]() |
---|
Parpol Mulai Bidik Gen Z |
![]() |
---|
Anak Rusdi Masse Bidik Basis Nasdem di Pangkep, Boyong Pengurus Baru PSI Sulsel |
![]() |
---|
Akademisi Unismuh Nilai Faktor Keamanan Bisa Jadi Alasan Rusdi Masse Cari 'Rumah Baru' |
![]() |
---|
Nasdem Sulsel Kembali Bantah Rusdi Masse Mundur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.