Taruna Ikrar Kupas Tuntas Riset Inovasi Menuju World Class University di Unhas
Taruna Ikrar yang juga alumni Fakultas Kedokteran Unhas itu membawakan kuliah umum dengan judul Riset Inovasi Menuju World Class University.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar membawakan kuliah umum di Baruga Prof Baharuddin Lopa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Senin (23/12/2024).
Taruna Ikrar yang juga alumni Fakultas Kedokteran Unhas itu membawakan kuliah umum dengan judul Riset Inovasi Menuju World Class University.
Kuliah umum tersebut dihadiri pimpinan Unhas, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, para wakil rektor, dekan, dosen, dan mahasiswa Unhas.
Dalam kesempatan itu, Taruna Ikrar menjelaskan bahwa BPOM senantiasa mengembangkan riset inovasi bersama dengan kampus.
Dalam implementasinya, pengembangan riset itu didukung dengan konsep Academia, Business, Government atau ABG.
“Konsep ABG ini konsep yang baru saya kembangkan,” kata Taruna Ikrar, usai membawakan kuliah umum.
Dalam waktu empat bulan kepemimpinannya, BPOM sudah menggandeng 158 kampus di Indonesia.
Dari kampus tersebut, ia melihat Unhas memiliki potensi besar untuk dilakukan riset inovasi karena didukung dengan fasilitas yang ada.
Dimulai dari Unhas yang memiliki Fakultas Farmasi, Fakultas Pertanian, hingga Fakultas Kedokteran sebagai fakultas pengguna obat-obatan.
“Kualitas kita (Unhas) tidak kalah dengan kampus-kampus yang lain. Kita akan memperkuat kerja sama itu, termasuk Unhas,” katanya.
Selain itu, Ikrar Turana juga memperkenalkan program Pangan Aman Goes to Campus (PAGC).
Program itu sejalan dengan tugas bersama dengan Badan Gizi Nasional terhadap ketahanan pangan.
“Tugas dengan teman-teman di Unhas saya kira sangat penting,” sebutnya.
Olehnya, Ikrar Taruna berharap kerja sama dengan BPOM dengan kampus, termasuk Unhas bisa terjalin dengan baik.
Sejalan Visi Unhas
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof Muh Nasrum Massi, mengatakan bahwa tema Riset Inovasi Menuju World Class University sengaja dipilih sesuai visi Unhas.
“Kita butuhkan riset berkualitas, inovasi yang relevan dan kolaborasi yang aktif. Ini sesuai visi Unhas menuju universitas kelas dunia,” katanya.
Prof Nasrum menyebut, dengan kolaborasi dengan BPOM, akan semakin banyak riset yang bisa dilakukan bersama-sama.
Sehingga, akan lebih banyak menghasilkan ide dan gagasan menuju riset yang lebih berkualitas.
“Kami berharap Prof Taruna bisa memberikan masukan, agar bisa juga berinteraksi langsung dunia sains di dunia internasional,” sebut Prof Nasrum.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa mengapresiasi kehadiran Kepala BPOM Taruna Ikrar, apalagi juga merupakan alumni Unhas.
“Orang-orang Unhas hebat. Kita akan implementasikan berbagai program (dengan BPOM),” kata Jamaluddin Jompa. (*)
| Tabrak Truk Parkir di Soreang, Mahasiswa Google Student Ambassador Unhas Meninggal di RS Wahidin |
|
|---|
| Tindak Lanjut Kerja Sama Beijing, Nurdin Halid-Rektor Unhas Susun PKS Pengembangan Padi Unggul |
|
|---|
| Hasrullah: Kekalahan Golkar Sulsel di Pemilu 2024 Tak Lepas dari 'Dosa Politik' Pimpinan Partai |
|
|---|
| Belum Ada Lawan, Mentan Amran Sulaiman Menguat Jadi Calon Tunggal Ketua IKA Unhas 2026–2030 |
|
|---|
| Stafsus Presiden Yovie Hebohkan Unhas, Gaungkan Edukasi Bisnis Antar Fakultas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Taruna-Ikrar-Kupas-Tuntas-Riset-Inovasi-Menuju-World-Class-University-di-Unhas.jpg)