Anggaran Minim, Pemprov Sulsel Cari Solusi Subsidi Dua Koridor Teman Bus 2025
Dari tiga koridor yang saat ini operasional, Kemenhub hanya bisa subsidi satu koridor.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Teman Bus Trans Mamminasata kini sedang jadi perbincangan hangat dipenghujung tahun 2024.
Pasalnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ingin mengurangi subsidi untuk Teman Bus di Makassar.
Dari tiga koridor yang saat ini operasional, Kemenhub hanya bisa subsidi satu koridor.
Sementara sisanya akan dilimpahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda).
Menjadi perbincangan selanjutnya, terkait kesanggupan Pemda baik Provinsi, maupun Kabupaten/kota dalam melanjutkan subsidi teman bus.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel Andi Erwin Terwo mengaku kini penganggaran subsidi Teman Bus diangka Rp 5 Miliar.
Angka ini jauh dari alokasi subsidi yang dibutuhkan untuk satu koridor.
"Jadi kendala kami penganggaran. Kami sudah siapkan Rp 5 Miliar. Sedangkan sesuai arahan Kementerian, Pemprov Sulsel harus siapkan satu koridor untuk handover. Satu koridor itu biaya ditanggung pemerintah hampir Rp 15 miliar," jelas Andi Erwin Terwo di Kantor Gubernur Sulsel pada Rabu (18/12/2024)
"Ini kita cari (solusinya) makanya kami ajak Dinas Kabupaten/kota memberikan kontribusi," lanjutnya.
Saat ini, ada tiga koridor yang masih beroperasi.
Koridor satu melayani penumpang Mall Panakkukang - Galesong.
Koridor 2 melayani Kampus Unhas Tamalanrea - Stasiun Mandai Maros via Bandara Sultan Hasanuddin
Sementara koridor 5 melayani rute Kampus Unhas Tamalanrea - Mal Panakukang - Kampus Teknik Unhas di Gowa.
Kemenhub ingin Pemprov Sulsel bisa mengambil alih subsidi pada dua koridor.
Tenaga Ahli PT Surveyor Indonesia Tedy Murtedjo mengungkap alasan Kemenhub tidak bisa subsidi seluruh koridor.
"Karena MoU sudah bilang, ini hanya stimulan. Kalau stimulan tidak bisa seterusnya, sama dengan daerah lain," kata Tedy Murtedjo.
Sehingga pemerintah daerah harus bergerak mengeluarkan anggaran untuk subsidi koridor lainnya.
"Kita membahas plus minusnya masing-masing koridor," lanjutnya.
Hingga kini belum ada keputusan koridor yang disubsidi Kemenhub, maupun diambil alih pemerintah daerah di 2025.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Jadwal Dimajukan 2 Jam, 387 Jamaah Haji Kloter 25 Embarkasi Makassar Bakal Berangkat Lebih Awal |
|
|---|
| Daftar Buku Terlaris di Gramedia Nipah Awal Mei 2026, Self Improvement dan Novel Dominasi |
|
|---|
| Jangan Gentar PSM Makassar Lawan Arema FC! The Macz Man Hadir di Kanjuruhan Beri Dukungan |
|
|---|
| 3 Ribu Tenaga Kerja Terserap di Makassar pada Awal 2026 |
|
|---|
| 98 Persen Warga Tamalanrea Tolak Proyek PSEL, 'Kami Tidak Menolak Program Tapi Lokasinya' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kepala-Dishub-Sulsel-Andi-Erwin-Terwo-Kiri-dan-Tenaga-Ahli-PT-Surveyor-Indonesia.jpg)