Hindari Lewat Camba, Antrean Kendaraan di Tompoladang Maros Capai 5 Km Imbas Buka Tutup Jalan
Kasat Lantas Polres Maros, Iptu Kamaluddin mengatakan, antrean panjang mencapai 5 KM baik dari arah Maros maupun Bone.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Antrean panjang kendaraan terjadi di Jalan Poros Maros - Bone, Desa Tompoladang, Kecamatan Mallawa, Maros, Senin (16/12/2024).
Anteran kendaraan imbas dari sistem buka tutup akibat perbaikan jalan.
Kasat Lantas Polres Maros, Iptu Kamaluddin mengatakan, antrean panjang mencapai 5 KM baik dari arah Maros maupun Bone.
“Saat ini sudah kami lakukan pengaturan lalu lintas, total ada 8 personel yang diturunkan ke lokasi,” sebutnya.
Buka tutup jalan hanya dilakukan satu hari saja.
Baca juga: Tanah Longsor di Bonto Panno Maros Sulsel, 200 Warga Terisolir
Sistem buka tutup diberlakukan karena ada pengerjaan galian badan jalan di lokasi tersebut.
“Demi keselamatan pengguna jalan, maka akan dilakukan buka tutup di lokasi ini,” ujarnya.
Kamal menyebutkan buka tutup akan berlangsung tiga jam sekali.
Pukul 08.30-11.30 Wita jalan akan ditutup.
Pukul 11.30- 13.30 Wita jalan akan dibuka.
Pukul 13.30 - 16.30 Wita jalan kembali ditutup.
“Jalan akan dibuka total pukul 16.30 Wita,” terangnya.
Untuk memastikan ketertiban lalu lintas selama proses buka tutup jalan, pihaknya akan menurunkan sejumlah personel untuk bersiaga di lokasi ini.
Bagi pengendara yang hendak menghindari sistem buka tutup , ada beberapa jalur alternatif yang dapat dilalui.
Seperti Jalur Bone-Wajo dan melalui Bulu Dua Kabupaten Soppeng.
Atau bisa juga Tanah Batue - Sinjai -Bulukumba- tembus Makassar.
Salah satu pengendara asal Kabupaten Soppeng, Fahmi mengaku terpaksa lewat Bulu Dua demi menghindari kepadatan lalu lintas di Poros Maros-Bone ini.
“Kalaupun jalan sudah dibuka pasti kita tetap kena macet, lebih baik cari alternatif lain saja jika memang sudah buru-buru,” tutupnya.
| Rincian Bantuan Andi Sudirman 4 Daerah Ulang Tahun: Bone Tertinggi Rp20 M, Pinrang Terendah Rp5 M |
|
|---|
| 12 SPPG Masih Bermasalah, 42 Ribu Siswa Maros Tak Lagi Nikmati MBG |
|
|---|
| MTQ: Membumikan Wahyu dan Membuka Pintu Langit |
|
|---|
| Jamaah Asal Bone Kaget Diminta Bayar Tambahan Rp10 Juta Usai Pelunasan Haji |
|
|---|
| Rekayasa Lalu Lintas dan Dampak Ekonomi Lokal pada Pembukaan MTQ Sulsel di Maros 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Antrean-panjang-kendaraan-terjadi-di-Jalan-Poros-Maros-Bone.jpg)