Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

HMI Demo Polres Sinjai

Demo HMI di Polres Sinjai Nyaris Ricuh, Tuntut Kapolres Dicopot

Massa aksi juga membawa selebaran bertuliskan “copot Kapolres Sinjai”, “dimana pelindung kami” dan “berantas mafia BBM”.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH AINUN TAQWA
Suasana demonstrasi HMI MPO di Mapolres Sinjai diwarnai aksi saling dorong antara massa aksi dengan polisi (16/12/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - HMI MPO Cabang Sinjai, menggelar demonstrasi di Mapolres Sinjai, Senin (16/12/2024).

Mapolres Sinjai terletak Jl Bhayangkara Kecamatan Sinjai Utara,Kabupaten Sinjai, Kabupaten Sinjai.

Dalam aksinya mereka membawa tiga tuntutan.

Yakni Adanya aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh oknum personel Polres Sinjai.

Adanya mafia tambang galian C yang marak di Kabupaten sinjai

Selanjutnya adanya mafia BBM yang beroprasi di Kabupaten Sinjai.

Puluhan massa HMI MPO Cabang Sinjai berorasi secara bergantian menggunakan pengeras suara.

Massa aksi juga membawa selebaran bertuliskan “copot Kapolres Sinjai”, “dimana pelindung kami” dan “berantas mafia BBM”.

Demonstrasi ini dikawal ketat oleh pihak Kepolisian.

Demonstrasi ini sempat diwarnai aksi ketegangan antara massa dengan pihak kepolisian yang bertugas.

Aksi ketegangan bermula saat puluhan massa ingin membakar ban bekas yang dibawanya.

Namun personel Polres Sinjai yang bertugas mengawal massa aksi melarang membakar ban bekas tersebut.

Meski dilarang, massa aksi tetap membakar ban bekas itu.

Massa langsung menyiram ban bekas menggunakan BBM jenis pertalite kemudian membakar ban itu di depan gerbang masuk Mapolres Sinjai.

Aksi saling dorong antara massa dengan polisi tak terelakkan.

Tidak berselang lama ketegangan demonstrasi berhasil diredam.

Polisi kemudian menyita ban bekas yang sudah disiram air tersebut.

“Aksi demo ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada institusi kepolisian,” kata Ketua HMI MPO Sinjai, Supardi.

Supardi menuturkan citra kepolisian di Kabupaten Sinjai tercoreng dengan adanya dugaan pengeroyokan oleh oknum personel Polres Sinjai.

“Atas tidakan premanisme yang di lakukan oleh oknum kepolisian terhadap warga tidak hanya mencoreng citra institusi kepolisian di Sinjai tetapi juga melanggar prinsi-prinsip hukum,” ujarnya.

Supardi mengatakan adanya mafia BBM dan tambang galian C tanpa izin di Sinjai menunjukkan lemahnya pengawasan dan ketidak mampuan mengelolah personel kepolisian.

“Maka dari itu kami meminta Kapolda Sulsel mencopot Kapolres Sinjai yang tidak kompeten,” ujarnya.

Menurutnya Kapolres Sinjai gagal memimpin resort Sinjai dan mencederai amanah masyarakat Kabupaten Sinjai serta melemahkan wibawa institusi kepolisian.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved