Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1

Skema Bola Mati PSM Makassar Semakin Mematikan, Bali United Waspada

 Skema bola mati PSM Makassar kian berbahaya. Bali United harus waspada untuk pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Mo PSM Makassar
 Pemain PSM Makassar, Yuran Fernandes, Latyr Fall, dan Syahrul Lasinari bersiap menyambut bola mati saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/10/2024).  

Kadang pemain tersebut mengangkat satu tangan, kadang dua tangan, hingga memegang hidung.

Pemain yang ingin menyambut bola pun pasti memahami apa yang harus dilakukan berdasarkan kode yang diberikan.

"Saya kira keunggulan PSM Makassar dalam bola mati sudah direncanakan secara detail. Bisa dilihat cara komunikasi pemain dengan bahasa tubuh yang dilakukan," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (6/12/2024).

Anwar Liko menyebut skema bola mati ini menjadi pelengkap permainan PSM Makassar.

Skema ini bisa menjadi pembeda yang memberikan keunggulan bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam pertandingan.

"PSM Makassar bisa mengubah jalannya pertandingan dengan keunggulan skema bola mati," ucap pemain yang membawa PSM Makassar juara Liga Perserikatan 1991/1992.

Sementara itu, Pengamat Sepak Bola, Syamsuddin Umar, mengingatkan potensi bahaya serangan balik yang bisa didapat PSM Makassar jika mendapatkan bola mati.

Pasalnya, dua stopper Yuran Fernandes dan Aloisio Neto Soares sering maju membantu.

Akibatnya, ada kekosongan di lini belakang yang bisa dimanfaatkan lawan dengan serangan balik cepat.

"Kalau kita menang bola, itu keuntungan, tapi kalau kalah bola, Yuran harus kembali ke belakang, namun dia sudah tidak di posisinya," katanya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved