Liga 1
Skema Bola Mati PSM Makassar Semakin Mematikan, Bali United Waspada
Skema bola mati PSM Makassar kian berbahaya. Bali United harus waspada untuk pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Skema bola mati menjadi andalan PSM Makassar untuk mencetak gol di Liga 1 2024/2025.
Beberapa klub sudah menjadi korban skema bola mati PSM Makassar.
Skema bola mati dimanfaatkan PSM Makassar saat kesulitan membobol gawang lawan melalui open play.
Dari 15 gol yang dicetak Juku Eja hingga pekan ke-12 musim ini, enam gol tercipta lewat set piece.
Skema bola mati, baik dari tendangan sudut, tendangan bebas, maupun lemparan ke dalam.
Keberhasilan Yuran Fernandes cs mencetak gol dari skema bola mati bukan kebetulan.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, merancang dengan baik hal ini dan terus diasah dalam latihan.
PSM Makassar memiliki berbagai opsi, seperti mengarahkan bola ke tiang jauh, tiang dekat, atau membiarkan terjadi kemelut untuk dimanfaatkan menjadi gol.
Terbaru, Borneo FC merasakan skema bola mati mematikan dari PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin (2/12/2024).
Hal serupa bisa terjadi lagi ketika PSM Makassar bertemu Bali United pada pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (7/12/2024) pukul 20.00 Wita.
Oleh karena itu, Bali United harus ekstra waspada, bahkan menyiapkan strategi untuk mengantisipasi skema set piece mematikan dari Laskar Pinisi.
Skema bola mati ini membantu PSM Makassar berada di peringkat keempat klasemen dengan 21 poin.
Sedangkan Bali United berada di posisi ketujuh dengan 20 poin.
Legenda PSM Makassar, Anwar Liko, menilai skema bola mati ini sudah terencana dengan baik.
Hal ini bisa terlihat dari kode-kode yang diberikan pemain yang mengeksekusi bola dari tendangan sudut, tendangan bebas, dan lemparan ke dalam.
Kadang pemain tersebut mengangkat satu tangan, kadang dua tangan, hingga memegang hidung.
Pemain yang ingin menyambut bola pun pasti memahami apa yang harus dilakukan berdasarkan kode yang diberikan.
"Saya kira keunggulan PSM Makassar dalam bola mati sudah direncanakan secara detail. Bisa dilihat cara komunikasi pemain dengan bahasa tubuh yang dilakukan," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (6/12/2024).
Anwar Liko menyebut skema bola mati ini menjadi pelengkap permainan PSM Makassar.
Skema ini bisa menjadi pembeda yang memberikan keunggulan bagi klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam pertandingan.
"PSM Makassar bisa mengubah jalannya pertandingan dengan keunggulan skema bola mati," ucap pemain yang membawa PSM Makassar juara Liga Perserikatan 1991/1992.
Sementara itu, Pengamat Sepak Bola, Syamsuddin Umar, mengingatkan potensi bahaya serangan balik yang bisa didapat PSM Makassar jika mendapatkan bola mati.
Pasalnya, dua stopper Yuran Fernandes dan Aloisio Neto Soares sering maju membantu.
Akibatnya, ada kekosongan di lini belakang yang bisa dimanfaatkan lawan dengan serangan balik cepat.
"Kalau kita menang bola, itu keuntungan, tapi kalau kalah bola, Yuran harus kembali ke belakang, namun dia sudah tidak di posisinya," katanya. (*)
| Profil Christian Ilic Pemain Kroasia Kedua Didatangkan Bhayangkara FC, Bisa Main 10 Posisi |
|
|---|
| Profil Shanyder Borgelin eks Tandem Lionel Messi Dirumorkan Gabung Bhayangkara, Kualitas Menjanjikan |
|
|---|
| Sosok Pemain Kembar Dirumorkan Gabung Persis Solo, Mirip Kisah Yakob Sayuri dan Bagas Bersaudara |
|
|---|
| Daftar 8 Pemain Asing Malut United Musim Depan, Didominasi Jagoan Persib Bandung |
|
|---|
| Eks Top Skorer Liga 1 Dirumorkan Satu Klub Asnawi Mangkualam di Port FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemain-PSM-Makassar-Yuran-Fernandes-Latyr-Fall-dan-Syahrul-Lasinari.jpg)