Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Jambi 2024

Terjawab Sosok Calon Gubernur Terkuat di Jambi, Romi Hariyanto vs Al Haris

Romi Hariyanto - Sudirman dan Al Haris - Abdullah Sani adalah dua pasangan calon yang berebut jabatan gubernur dan wakil gubernur Jambi.

Tayang:
Editor: Ansar
KPU Jambi
Romi Hariyanto - Sudirman dan Al Haris - Abdullah Sani adalah dua pasangan calon yang berebut jabatan gubernur dan wakil gubernur Jambi. 

Toto menambahkan, selain elektabilitas, Al Haris-Sani ini juga sudah cukup punya modal tingkat pengenalan (popularitas) dan kesukaan publik (akseptabilitas) yang cukup tinggi dibanding paslon nomor 1.

Al Haris sudah dikenal oleh sekitar 85,5 persen dengan tingkat kesukaannya 69,6 persen. Sementara, Romi baru dikenal oleh sekitar 58,3 persen. 

Menurut Toto, tingkat pengenalan dan kesukaan itu sudah menjadi salah satu hukum besi untuk menang. 

Kandidat yang pengenalannya kecil, biasanya kecil juga peluangnya untuk menang.

Begitu juga sebaliknya kandidat yang pengenalannya tinggi lebih berpeluang untuk dipilih dan menang. 

Idealnya kata Toto kandidat yang tingkat pengenalannya tinggi berbanding lurus dengan tingkat kesukaannya yang juga tinggi.

Yang bahaya adalah kandidat yang pengenalan tinggi, tapi kesukaan rendah. 

Keunggulan lainnya dari Al Haris-Sani, ungkap Toto, terlihat juga dari dukungan pemilih yang berkategori strong supporter (pemilih militan). 

Al Haris-Sani unggul dengan strong supporter sebesar 31 persen. Sementara paslon nomor 1 baru 18,8 persen. 

Namun begitu, Toto mengingatkan, diluar pemilih yang militan tadi, ada juga pemilih yang masih berkategori soft supporter (pemilih cair). 

Yaitu, mereka yang sudah memilih tapi bisa berubah, dengan yang belum punya pilihan sama sekali.

Angkanya masih cukup tinggi, yaitu 49,4 persen. 

"Itulah yang sering saya sebut sebagai lahan tak bertuan. Yaitu, pemilih yang masih bisa diperebutkan oleh siapa saja. Meskipun, untuk mengambil lahan tak bertuan tersebut, harus punya modal pengenalan dan kesukaan yang tinggi dulu," jelasnya.

Dalam waktu kurang lebih dua bulan menjelang 27 November ini kata Toto potensi munculnya dinamika politik bisa saja terjadi. 

Namun kata dia jika situasi normal seperti seperti sekarang, tak ada pergerakan yang luar biasa, cukup sulit buat paslon nomor 1 untuk mengejar elektabilitas Al Haris-Sani.

(TribunNewsmaker | TribunJambi/Danang Noprianto)

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved