Dosen UMI Kenalkan Budaya dan Kue Tradisional Bugis Makassar di Malaysia
Kegiatan yang menyasar mahasiswa Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya tersebut berlangsung pada Oktober hingga November 2024.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dr Sitti Rahbiah dan Prof Muhammad Hattah Fattah, memperkenalkan budaya dan kue Bugis Makassar di Malaysia.
Pengenalan tradisi lokal masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ke dunia ini dilakukan dalam rangkaian pengabdian kepada masyarakat (PKM) International yang merupakan bagian dari Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.
Dr Rahbiah selaku Ketua Tim dan Prof Muh Hattah Fattah sebagai anggota melakukan PKM Internasional ini berlokasi di Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya, Malaysia.
Kegiatan yang menyasar mahasiswa Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya tersebut berlangsung pada Oktober hingga November 2024.
Dr Rahbiah, menjelaskan, PKM Internasional ini digelar dengan pemberian ceramah dan gambar-gambar tentang ragam budaya masyarakat Bugis-Makassar.
Ia mengaku bersyukur, surat resmi rencana PKM International di Akademi Pengajian Ialam Universiti Malaya, langsung mendapat respon balasan surat dari Dekan Akademi Pengajian ISlam, Prof Dr Mohd Fauzi bin Hamat.
“Beliau sangat apresiasi dan menyampaikan bahwa kegiatan PKM International memberi manfaat kepada mahasiswa Akademi Pengajian Islam Universiti Malaysia. Mereka dapat memahami lebih mendalam adat dan budaya masyarakat serumpun, terlebih masyarakat Bugis turut terdapat di Malaysia,” jelasnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (6/11/2024).
Dr Rahbiah mengatakan, dalam melaksanakan PKM ini, tidak hanya mahasiswa yang hadir aktif mengikuti kegiatan.
Tetapi juga dosen Akademi Pengajian Ialam Universiti Malaya dan visiting lecturer dari salah satu universitas di Kazaztan.
Mereka tertarik dan menikmati penjelasan serta kue tradisional yang dihadirkan.
“Program ini mengenalkan budaya dan berbagai jenis kue tradisional serta langsung mencoba diantaranya kue tradisional Bugis-Makassar dari Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia,” kata Dr Rahbiah.
Ia berharap, mahasiswa Akademi Pengajian Islam Universiti Malaya Malaysia, dapat mengenal dan mengetahui ragam budaya dan kue-kue tradisional Bugis Makassar.
Lebih dari itu, ia juga berharap mahasiswa bisa mencobanya dan mengetahui cara membuatnya sehingga lebih mengenal kue tradisional Bugis Makassar.
Keterangan foto:
| Tekan Stunting, Ashabul Kahfi: Program MBG Pastikan Generasi Sehat dan Berkualitas |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sulsel Desak Disdik Evaluasi Sistem Keamanan SMAN 17 Makassar |
|
|---|
| Munafri Siapkan Lahan Proyek PSEL sampai 12 Hektare Jika Diperlukan |
|
|---|
| Prediksi PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar: Juku Eja Manfaatkan Tren Buruk Laskar Mataram di Kandang |
|
|---|
| Masih Pakai PDH, Appi Datangi PSM Makassar Sedang Latihan di Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/umi-makassar-2024-44.jpg)