Ini 4 Kecamatan di Makassar Rawan Banjir, 10 Perahu Karet BPBD Siaga
Empat kecamatan di Makassar yang masuk kategori rawan banjir, yaitu Manggala, Biringkanaya, Panakukang, dan Tamalanrea.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memasuki musim penghujan, empat kecamatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk kategori rawan banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin mengaku telah melakukan berbagai persiapan mitigasi bencana.
Diantaranya, dengan melakukan rapat konsolidasi dengan stakeholder terkait, seperti dinas sosial, pemerintah kecamatan hingga kelurahan, potensi SAR dan TNI-Polri.
"Tadi kita sudah melakukan upaya mitigasi, itu adalah upaya mengurangi potensi risiko yang bisa saja terjadi. Tadi kita melakukan gladi ruang dan besok akan dilanjutkan dengan gladi lapang," kata Achmad Hendra kepada Tribun-Timur.com, Selasa (5/11/2024) sore.
Gladi ruang adalah bentuk penyatuan persepsi dalam langkah gerak saat bencana banjir terjadi.
Tujuannya, agar tugas pokok dan fungsi masing-masing stakeholder yang terlibat dapat berjalan maksimal di bawah leading sektor BPBD Makassar.
"Kami kumpulkan untuk gladi ruang itu untuk memetakan apa yang akan dilakukan pda saat bencana banjir terjadi langkah apa yang dilakukan siapa berbuat apa. Misalkan siapa jaga keamanan siap menjaga lalu lintas dan seterusnya," ujarnya.
Setelah gladi ruang, Rabu besok, lanjut Hendra, ia dan instansi terkait lainnya akan melakukan gladi lapangan.
"Jadi itu simulasi di lapangan jadi dibuatkan kondisi seakan-akan itu betul betul terjadi, ketika BMKG sudah merilis parkiran cuaca misalkan dengan intensitas berapa yang kita perlu waspadai," terangnya.
Adapun empat kecamatan yang masuk kategori rawan banjir, yaitu Manggala, Biringkanaya, Panakkukang, dan Tamalanrea.
"Meskipun tidak menutup kecamatan lain tetapi kecamatan itu kami indikasi selama ini karena hampir setiap musim hujan intensitas deras kecamatan itu akan terdampak pertama kali adalah Biringkanaya dan Manggala, Blok 10 karena Topografi nya rendah," bebernya.
Dari segi sarana dan prasarana, BPBD Makassar saat ini memiliki 10 perahu karet yang siap digunakan mengevakuasi warga terjebak banjir.
Kondisinya, kata Hendra, semua layak digunakan saat banjir terjadi.
"Kami tidak mau menggunakan peralatan yang beresiko, tujuan kita penyelamatan jangan sampai kita diselamatkan," jelas Hendra.
Selain itu, kekuatan personel SAR kata dia, juga telah disiagakan di tiga posko yang tersebar di Kantor BPBD Makassar, Kecamatan Ujung Tanah, Tamalanrea dan Manggala.
| PSI Tunggu Ketua Nasdem Rusdi Masse Jika Benar-Benar Ingin Gabung |
|
|---|
| Rakernas PSI di Makassar Siapkan Kejuatan Politik, Benarkah Umumkan Sosok Mr R? |
|
|---|
| Cara Alam Mengajarkan Bagaimana Mencintai PSM Makassar |
|
|---|
| Kemenhaj Imbau Jemaah Calon Haji Sulsel Mulai Olahraga Jalan Kaki |
|
|---|
| 2.300 Kamar Hotel Dibooking Sambut Rakernas PSI di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-perahu-karet-evakuasi-korban-banjir.jpg)