Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga Anjlok Saat Panen, Petani di Bone: Puang Amran Minta Pembeli Tak Menawar

Para petani palawija di Kabupaten Bone kembali mengeluhkan harga jual hasil panen yang anjlok saat musim panen tiba. Ahmad, seorang petani dari

Penulis: Wahdaniar | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/WAHDANIAR
Jagung kuning yang terpaksa disimpan petani di Bone, Sulsel, akibat harga jual yang anjlok masa panen. 

Laporan jurnalis Tribun-Timur.com, Wahdaniar

WATAMPONE, TRIBUN-TIMUR.COM - Para petani palawija di Kabupaten Bone, Sulsel kembali mengeluhkan harga jual hasil panen yang anjlok saat musim panen tiba.

Ahmad, seorang petani dari Kecamatan Amali, menyampaikan bahwa situasi ini sangat merugikan. Ia menjelaskan bahwa harga kacang hijau sebelum masa tanam bisa mencapai Rp20 ribu per liter, namun saat panen tiba, harganya turun drastis menjadi hanya Rp8 ribu per kilogram.

“Untuk harga jagung sekarang sekitar Rp3.300 per kilogram,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun-Timur.com, Selasa (5/11/2024).

Ahmad menuturkan, masalah seperti ini sudah sering terjadi namun seolah diabaikan oleh pemerintah daerah. "Apakah kami harus turun ke jalan dulu baru diperhatikan? Rugi sekali kalau harga jualnya begini," keluhnya.

Ia berharap agar nasib petani lebih diperhatikan, dengan menjaga harga jual tetap stabil saat musim panen. "Kami tidak meminta banyak, cukup harganya bisa stabil saja," harapnya.

Ahmad juga menyebutkan harapannya agar bupati yang terpilih nanti dapat lebih memprioritaskan kesejahteraan petani.

“Kemarin saya baca berita bahwa Menteri Pertanian, Puang Amran (Andi Amran Sulaiman) meminta agar pembeli tidak menawar harga jagung berdasarkan kualitasnya. Namun, di lapangan kenyataannya berbeda,” jelasnya.

Ia pun mengimbau agar pemerintah daerah dan Menteri Pertanian bisa langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi para petani. "Turun langsung ke petaninya, jangan hanya dari laporan ketua kelompok, kadang tidak sesuai," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved