BPS Sulsel
Sulsel Masih Jadi Magnet Wisata Warga Malaysia dan Belanda
BPS mencatat, warga Malaysia dan Belanda mendominasi kunjungan wisman ke Sulsel pada September 2024, meski terjadi penurunan jumlah wisatawan.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan warga Malaysia dan Belanda menjadi wisatawan mancanegara terbanyak liburan ke Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sulsel masih jadi magnet wisata bagi kedua negara tersebut.
Data ini menunjukkan tingginya minat kunjungan dari kedua negara tersebut pada September 2024.
Dalam Konferensi Pers Bulanan yang disiarkan melalui YouTube BPS Sulsel, Kepala BPS Sulsel, Aryanto, menyampaikan bahwa selama September 2024 tercatat 1.326 kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulsel.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 7,08 persen dibandingkan dengan Agustus 2024, yang mencapai 1.427 kunjungan.
"Kunjungan wisman ke Sulsel didominasi oleh negara Malaysia dan Belanda," papar Aryanto.
Rincian kunjungan menunjukkan bahwa pada September 2024, terdapat 681 wisman asal Malaysia yang berlibur ke Sulsel.
Sementara wisman asal Belanda tercatat sebanyak 78 kunjungan.
Posisi keempat diis Perancis dengan 53 kunjungan, diikuti oleh Singapura dengan 49 kunjungan, dan Jerman dengan 44 kunjungan.
BPS juga mencatat adanya penurunan pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Sulsel.
Penurunan 2,41 poin dari 54,59 persen pada Agustus 2024 menjadi 52,18 persen pada September 2024.
Namun, jika dibandingkan dengan September 2023 hanya 50,94 persen, TPK hotel klasifikasi bintang pada September 2024 meningkat sebesar 1,24 poin.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel klasifikasi bintang di Sulsel selama September 2024 adalah 2,54 hari.
Untuk tamu domestik, rata-rata lama menginap tercatat 1,49 hari. (*)
| BPS Catat Sulsel Deflasi 0,03 Persen April 2026, Inflasi Tahunan Tembus 2,68 Persen |
|
|---|
| Januari-Oktober 2025 Nilai Ekspor Sulsel Anjlok 20,98 persen, Ini Biang Keroknya! |
|
|---|
| Inflasi Sulsel Oktober 2025 Capai 0,10 Persen, Emas dan Beras Biang Kerok |
|
|---|
| Fenomena Baru: Daya Beli Wara Kota Makassar Parepare Palopo Rendah, Deflasi Tertinggi di Sulsel |
|
|---|
| Bisnis Hotel Meradang! Okupansi Hotel Hanya 29 Persen di Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Makassar-International-Eight-Festival-and-Forum-2023-di-Pantai-Losari.jpg)