Pilkada Gowa
Kuasai Data, Pengamat: Hati Damai Unggul di Debat Kedua Pilkada Gowa
Di berbagai sesi dan segmen debat, Hati Damai dinilai lebih kongkrit dan solutif dalam menyampaikan pemaparan dan jawaban.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Debat kedua calon bupati dan wakil bupati Gowa di Hotel Harper, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Selasa (29/10/2024) malam.
Debat ini menjadi panggung bagi pasangan Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Hati Damai).
Di berbagai sesi dan segmen debat selama kurang lebih tiga jam, Hati Damai dinilai lebih kongkrit dan solutif dalam menyampaikan pemaparan dan jawaban.
Tepat sasaran dan tidak muluk-muluk.
Penilaian ini disampaikan beberapa akademisi, aktivis, pengamat, serta pemerhati politik di Gowa.
Menurutnya, Hati Damai tidak berbelit-belit, dan langsung ke subtansi.
Termasuk konsisten ingin melanjutkan pembangunan yang sudah ditorehkan Adnan-Kio.
Akademisi sekaligus Pegiat Politik Sulsel, Andi Armayudi Syam mengatakan paslon Hati Damai cukup bagus dalam memaparkan sembilan program unggulannya dan bagaimana rencana keberlanjutan pembangunan yang sudah di cetuskan Bupati dan Wakil Bupati, Adnan-Kio selama dua periode pimpin Gowa.
“Keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Adnan-Kio dalam memimpin Kabupaten Gowa selama dua periode, memang menjadi magnet tersendiri bagi warga Gowa untuk memilih pemimpin sebagai pelanjut kepemimpinan di Kabupaten Gowa," katanya.
Baca juga: Debat Kedua Pilkada Gowa Malam Ini, Jaringan Husniah Talenrang Bahas Strategi di Posko Juara
"Hal tersebut sangat penting demi keberlanjutan pembangunan dan terkhusus masa depan Gowa yang lebih baik lagi kedepannya," lanjut magister sosial politik Unismuh Makassar ini.
Sehingga, kata Andi Armayudi, bukti kerja nyata yang dilakukan Adnan-Kio lebih banyak dijadikan rujukan paslon Hati Damai untuk membawa Gowa semakin maju dan semakin sejahtera masyarakatnya.
Begitu juga soal data, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin lebih tenang dan menguasai data per data secara holistik atau cukup paham kebutuhan masyarakat kalangan menengah ke bawah di Gowa.
“Jadi bukan data satu segmen saja, tapi Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin mampu menjabarkan beberapa polemik yang saat ini sangat urgen di Kabupaten Gowa," ungkapnya.
Ia mencontohkan soal kesejahteraan masyarakat dan hal itu yang menjadi prioritas utama bagi siapapun calon kepala daerah.
Akademisi lainnya, Jalal Bachtiar juga menyebut Hati Damai unggul di debat kedua Pilkada Gowa.
Termasuk soal pembagian waktu saat menjawab beberapa pertanyaan dari paslon lain.
“Saya mencermati secara mendalam pemaparan Paslon nomor urut 2, Husniah Talenrang dan Darmawangsyah Muin saling berkolaborasi dan punya manajemen waktu. Keduanya saling berbagi dan saling memberikan kesempatan. Sementara, lawan debatnya belum selesai penjelasan waktunya sudah habis dan kadang banyak waktu yang terbuang,” jelasnya.
Paslon Hati Damai juga memaparkan programnya, yakni Bantuan peralatan usaha bagi pelaku UMKM, perempuan dan disabilitas, Meningkatkan intensif RT-RW, Imam Desa Kelurahan, Lingkungan, Guru mengaji.
Kader Posyandu, PPKBD dan Sub PPKBD, Peningkatan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, Pemberian beasiswa bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dan Pemberdayaan pemuda dan milenial dengan menyiapkan ruang kreativitas, seperti sanggar kesenian.(*)
| VIDEO: KPU Tetapkan Husniah Talenrang - Darmawangsyah Muin Bupati Gowa Terpilih |
|
|---|
| Hasrullah: Amir Uskara Tidak Kalah, Tapi Dikalahkan ‘Intervensi’ |
|
|---|
| Amir Uskara Kalah Lawan Husniah Talenrang, Pupus Harapan PPP Double Winner di Gowa |
|
|---|
| Unggul Pilkada Gowa, Husniah Sampaikan Terima Kasih ke Tim Pemenangan dan Lintas Komunitas Rakyat |
|
|---|
| Bawaslu Sebut Surat Suara Tercoblos di Romangpolong Gowa Rusak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Husniah-Talenrang-Darmawangsyah-Muin-dalam-debat-kedua-g.jpg)