Penjual Martabak Tewas Tergantung
BREAKING NEWS: Penjual Martabak di Makassar Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah, Istri Histeris
Seorang penjual martabak ditemukan tewas tergantung di lantai dua rumahnya, Jl Sultan Alauddin 3.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang penjual martabak ditemukan tewas tergantung di lantai dua rumahnya, Jl Sultan Alauddin 3, Kecamatan Rappocini, Makassar, Rabu (23/10/2024) pagi.
Informasi yang diperoleh, almarhum diketahui berinisial SP (34), lulusan Sarjana Pendidikan Islam.
Ia ditemukan pertama kali oleh istrinya, LA alias Lulu (34) yang baru tiba di rumah sepulang mengantar anak sekolah.
Lulu yang mendapat sang suami tergantung di teralis pengaman lantai dua rumah dengan kain sarung, pun histeris.
Lulu lantas memanggil karyawannya IP (25), untuk menurunkan SP dari ikatan sarung.
Sempat berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa SP tidak tertolong lagi.
Kapolsek Tamalate, AKP Aris Sumarsono yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.
"Sudah dibawa ke Bulukumba (kampung halaman almarhum)," kata AKP Aris Sumarsono.
Meski keluarga almarhum tidak keberatan, lanjut Aris, pihaknya tetap menyelidiki penyebab kematian SP.
"Penyelidikan kami tetap lakukan, (meski) pihak keluarga tidak merasa keberatan," tuturnya.(*)
Disclaimer:
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.