Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sampah Menumpuk di Masjid

Viral Sampah Menumpuk di Masjid Usai Kegiatan Geopark Maros Pangkep Ultra Run 2024

Viral foto memperlihatkan tumpukan sampah di depan Masjid Babul Muminin, Dusun Parangki, Desa Mattoanging Maros.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
ist
Viral foto yang memperlihatkan tumpukan sampah di depan Masjid Babul Muminin, Dusun Parangki, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung Maros, Senin (21/10/2024). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Viral foto memperlihatkan tumpukan sampah di depan Masjid Babul Muminin, Dusun Parangki, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung Maros, Senin (21/10/2024).

Dari keterangan foto, diketahui sampah tersebut berasal dari kegiatan Geopark Maros Pangkep Ultra Run 2024.

Sekretaris Eksekutif Badan Pengurus Maros Pangkep Unesco Global Geopark, Ahmad Reza Syaiful saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com mengatakan sampah tersebut sudah dibersihkan.

“Sampah yang menumpuk sudah dibersihkan pagi tadi,” katanya.

Ia mengatakan masjid tersebut memang dijadikan sebagai water station bagi para pelari.

“Memang tempat itu dijadikan water station, sehingga memang ada sampah,” ujarnya.

Ahmad menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH Maros terkait pengangkutan sampah.

“Sebelum kegiatan kami sudah lakukan koordinasi,” terangnya.

Sementara itu Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros, Amirullah membenarkan terkait koordinasi yang dilakukan dengan panitia pelaksana.

“Benar ada suratnya terkait kegiatan ini, imbuhnya.

Ia menjelaskan sampah tersebut terlambat diangkut sebab personel DLH fokus pada wilayah yang masuk pada penilain piala adipura.

“Hanya saja kami masih fokus pada penilaian adipura, sehingga personel sedang fokus pada titik penilaian,” tutupnya.

Diketahui, Acara Geopark Maros Pangkep Ultra Run 2024 digelar untuk keempat kalinya di Tonasa Park, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Lomba lari yang berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2024 ini mengusung konsep sport tourism, mempromosikan keindahan alam dan potensi wisata kawasan Geopark Maros Pangkep yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia.

Perlombaan lari dengan rute sepanjang 52 kilometer ini dilepas langsung oleh Plt Bupati Pangkep, Syahban Sammana dengan partisipasi sekitar 296 pelari.

Para peserta berlari melalui kawasan wisata alam seperti Rammang-Rammang dan Leang-Leang, menjadikannya tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan keindahan alam lokal.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved