RS Bhayangkara Makassar Minta Maaf soal Foto Visum Selebgram NR Bocor
RS Bhayangkara minta maaf soal beredarnya foto visum selebgram NR. Investigasi internal sedang berjalan, keluarga minta sanksi tegas.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – RS Bhayangkara Makassar buka suara soal tersebarnya foto hasil visum selebgram NR ke publik.
Pihak rumah sakit juga merespons somasi dari keluarga NR terkait dugaan kebocoran data tersebut.
Somasi disampaikan karena keluarga NR merasa ada pelanggaran privasi setelah foto hasil visum anak mereka beredar di media sosial.
Tiga poin utama disampaikan pihak RS Bhayangkara saat jumpa pers di Jl Andi Mappaodang, Makassar, Kamis (28/8/2025).
Kasubdit Yanmed Dokpol RS Bhayangkara, dr Joko Maharto mengatakan, RS Bhayangkara sedang melakukan investigasi internal bekerja sama dengan unit siber dan krimsus.
“Pihak RS menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan setelah beredarnya proses visum,” ujarnya.
Pihak rumah sakit menegaskan keseriusan mengusut pelaku penyebaran dan memastikan proses penyelidikan masih berlangsung.
“Seperti disampaikan, sedang dilakukan investigasi internal melibatkan Wasintern dan Ditkrimsus,” tambahnya.
Terkait sanksi, kata Joko, akan diberikan sesuai hasil investigasi yang sedang berjalan.
Ibu NR, Sri Rahayu Usmi, menyayangkan bocornya foto tersebut ke publik.
Ia menegaskan, saat proses visum berlangsung, keluarga tidak diizinkan membawa ponsel.
“Saya mendampingi anak saya saat visum. Psikologisnya terguncang. Dia menunduk terus di meja,” ucap Ayu, sapaan akrabnya.
Ia mengaku melihat dokter memotret kondisi anaknya.
“Saya sempat tanya, ‘Pak dokter, kenapa difoto?’ Dijawab itu prosedur. Saya juga tegaskan, ‘Apakah bisa dijamin foto ini tidak bocor?’ Dokter menjawab, hanya keluarga yang bisa menyebarkan,” jelas Ayu.
“Saya pastikan, saya ibunya, dan tidak mungkin menyebarkan sesuatu yang mencederai anak saya,” tambahnya.
Ia heran karena foto itu beredar luas di grup WhatsApp.
“Pihak keluarga jelas tidak pernah menyebarkan. Maka kami minta RS Bhayangkara mengusut tuntas, beri sanksi tegas pada oknum, dan sampaikan klarifikasi resmi,” tegasnya. (*)
| Kartu Nusuk Kini Dibagikan di Asrama Haji Sudiang Makassar |
|
|---|
| Kolom Teropong, Bandel |
|
|---|
| Api Cemburu Berujung Pembunuhan di Wajo, Rahmat Terancam 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Lebih dari 800 UMKM Ramaikan CFD Boulevard Makassar, Kecamatan Fokus Tata Kawasan |
|
|---|
| Kemenhaj Sulsel: Konflik Timur Tengah Tak Hambat Ibadah Haji, Rute Bisa Berubah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-08-28-rs-bhayangkara.jpg)