Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sapi Berkeliaran di Maros

Viral Gerombolan Sapi Berkeliaran di Pasar Tramo Maros Kota, Warga Geram, Tanaman Rusak

Pasalnya, sekitar 20 ekor sapi dilepas oleh pemiliknya dan biarkan masuk ke area kota Maros.

|
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Viral gerombolan sapi berkeliaran di sekitar Pasar Tramo dan Lapangan Panrita Bola, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, meresahkan warga. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Viral gerombolan sapi berkeliaran di sekitar Pasar Tramo dan Lapangan Panrita Bola, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, meresahkan warga.

Pasalnya, sekitar 20 ekor sapi dilepas oleh pemiliknya dan biarkan masuk ke area kota Maros.

Selain merusak tanaman warga, sapi tersebut juga membuang kotoran di tempat umum.

Pemilik yang membiarkan sapinya berkeliaran dan tak dijaga, membuat warga murka.

Sapi -sapi tersebut masuk ke kebun dan merusak tanaman sayur-sayuran warga.

Video sapi berkeliaran itu diunggah Silmi Assaqqaf Petta Makkalewangnge di akun Facebook, INFO KEJADIAN MAROS.

Dalam unggahannya, Silmi mengaku sudah empat kali sapi tersebut masuk ke kebun dan merusak.

Meski merugikan warga, namun pemilik sapi masih membiarkan sapinya berkeliaran.

Saking kesalnya, Silmi ingin menyembelih sapi tersebut jika masih dibiarkan.

"Tabe' Bagi Pemilik Sapi Yang Sering Berkeliaran Di Belakang Panrita Bola Dan Pasar Tramo ± 20 ekor, Kalau Tidak Bisaki Kasih Makan Sapita Sini Dipotongkanki Gratisji. Ini Sudah Ke 4 kalinya masuk kekebun dan sudah banyak kerusakan yang di timbulkan," tulis Silmi Assaqqaf Petta Makkalewangnge .

Sontak unggahan tersebut mengundang reaksi warganet.

Warganet juga ikut geram dengan ulah pemilik sapi tersebut.

Ada yang menyarankan, supaya sapi tersebut diberi minuman campur racun.

Berkut komentar warganet: 

Haris Art : Gemuk2 sapinya
 
Deo Derby : Ini sudah termaksud sapi liar jadi Jangan diracun tapi disembelih saja. Enak dibuat babat soto, barbekyu, dan Coto Makassar 
 
اندي محمد ما فاوينرو : lamami ini sapi seringdikoplaing dikeluhkan meresahkan skali kotoranya setiap pagi berserakan bahkan sering ada kotoranya berserakan dpn kantor camat tirikale. tp heran .bgtu2ji terus kebal aturan kayanya itu sapi. msh jaman bupati sebelumnya. perdanya… 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved