Polisi vs Sopir Truk
Viral Ribut-ribut Sopir Truk dan Oknum Polantas di Makassar, Ada Kalimat ‘Rasis’: Kau Pendatang
Viral di media sosial, oknum polisi Lalu Lintas di Makassar, ribut-ribut dengan supir truk..
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Viral di media sosial, oknum polisi Lalu Lintas di Makassar, ribut-ribut dengan supir truk.
Perdebatan oknum polantas dan sopir itu dikabarkan terjadi di dekat ujung tol Simpang Lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Bahkan, sang oknum polisi disebut mengeluarkan kalimat umpatan yang diduga bernada rasis ke pengemudi truk tersebut.
"Saya lengkap pak, saya lengkap," ucap sang sopir sembari merekam polantas yang di papan nama seragam dinasnya bertuliskan, Sofyan.
Dalam rekaman video diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, terlihat oknum polisi beberapa kali memotret pengendara dan memotret plat truk yang diberhentikan.
Terdengar oknum polisi berpangkat Aiptu itu, sempat berucap, "jangko anu, kau pendatang," ucapnya.
Di sela perdebatan itu, muncul seorang polisi lainnya yang tampak berusaha menenangkan suasana.
"Kamu dari manakah," ucap polisi yang menenangkan.
"Saya dari Palu pak, Polewali," sahut pengemudi tersebut.
Baca juga: Viral Video Evakuasi Jasad Kakek Pembuat Tuak Tersangkut di Pelepah Pohon Lontar di Takalar Sulsel
Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin dalam keterangan tertulisnya, membenarkan kejadian itu.
"Saya sudah konfirmasi dengan Wakasat Lantas, kejadian itu sekitar lima hari yang lalu di perlimaan bandara," kata Wahiduddin, Sabut (28/9/2024) siang.
Wahid menjelaskan, kronologi perdebatan itu terjadi saat mobil truk tersebut dihentikan oleh anggota Lantas untuk diperiksa karena memang overloading dan over dimensi (kelebihan muatan dan kepanjangan body truk).
Namun saat dihentikan, petugas lantas tersebut kata Wahid, tidak menjelaskan jenis pelanggaran sang sopir.
"Sehingga dihentikan oleh anggota untuk diperiksa, namun kekeliruan anggota karena tidak menjelaskan pelanggarannya kepada sopir," ujarnya.
"Sehingga sopir tersebut tidak mau juga menyerahkan SIM dan STNK nya kepada anggota Lantas saat diminta untuk diperiksa," sambungnya.
Wahid pun membantah tudingan adanya permintaan sejumlah uang seperti yang ramai dikomentari nitizen.
"Jadi tidak ada juga kata-kata atau kalimat yang minta uang kepada sopir, cuma ada kalimat yg seharusnya tidak pantas untuk di keluarkan saat anggota mengatakan kau orang pendatang (rasis)," tuturnya.(*)
| Kronologi Legislator Lutra Rusli Hamid Ditemukan Meninggal Usai Mobil Tabrak Tiang Listrik |
|
|---|
| Daftar Lengkap Cabang Lomba MTQ Sulsel di Maros, Mulai Tampil 10 April |
|
|---|
| Husniah Talenrang Serukan Gowa Bebas Kawin Anak dan Stunting |
|
|---|
| Jelang Lawan PSIM Yogyakarta, Ahmad Amiruddin: Kami tak Mewaspadai per Individu |
|
|---|
| Sinergi Askrindo dan Pemkab Bone Dorong Proteksi Usaha dan Aset |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-unggahan-akun-Instagram-makassar_iinfo.jpg)