Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar Nama Keluarga Krishna Murti Pangkat Jenderal, Sama-sama Punya Karier Moncer

Ayah Krishna Murti diketahui juga seorang jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pangkat terakhir ayah Irjen Krishna Murti adalah Brigjen.

Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Irjen Krishna Murti, Mayjen TNI Mohammad Fadjar, Althafandika Yaqzhan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Irjen Krishna Murti adalah jenderal polisi punya karir cemerlang di kepolisian.

Krishna Murti merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol).

Belakangan terungkap latar belakang Krishna Murti.

Krishna Murti bisa disebut berasal keluarga jenderal.

Ayah Krishna Murti diketahui juga seorang jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pangkat terakhir ayah Irjen Krishna Murti adalah Brigjen.

Ayah Krishna Murti bernama Brigjen TNI (P) Bom Soerjanto.

Ayah Irjen Krishna Murti meninggal dunia, Rabu (10/7/2024) pukul 01.35 WIB, dini hari.

Bom Soerjanto purnawirawan TNI-AD yang merupakan lulusan Akademi Militer Nasional (1966) dari korps Artileri Medan.

Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 18 Oktober 2006—2010.

Selain ayah Irjen Krishna Murti, ia juga memiliki saudara berpangkat jenderal.

Ialah Mayjen Mohammad Fadjar.

Jika Irjen Krishna Murti menjabat Kepala Divhubinter Polri, saudaranya Mayjen Mohammad Fadjar menjabat Pangdam.

Setelah Krishna Murti, kini anaknya berpeluang mengikuti karir cemerlang ayahnya.

Althafandika Yaqzhan kini tercatat sebagai taruna Akpol.

Bahkan ia salah satu taruna Akpol yang berprestasi.

Berikut profil lengkap Irjen Krishna Murti, Mayjen Mohammad Fadjar, dan Althafandika Yaqzhan:

Irjen Krishna Murti

Dia adalah polisi yang sempat viral karena terlibat baku tembak dalam peristiwa Bom Sarinah awal 2016, baru saja menerima kenaikan pangkat dan jabatan. 

Informasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/2224/X/KEP./2022, tertanggal 14 Oktober 2022, ditandatangani AS SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada.

Krishna Murti kini menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Mabes Polri, setelah sebelumnya berstatus kepala biro misi internasional pada divisi yang sama.

Kenaikan pangkat dan jabatan itu terjadi selepas kadiv sebelumnya, Irjen Johanis Asadoma, dimutasi sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Alhamdulillah. Semua karena kuasa Allah SWT," kata penggagas kampanye Turn Back Crime itu, melalui akun Instagramnya, @krishnamurti_bd91.

Profil Krishna Murti
 
Sepak terjang Krishna Murti dimulai ketika ia lulus dari pendidikan Akademi Kepolisian pada 1991.

Sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada 2001, pria kelahiran 15 Januari 1970 itu mencicipi jabatan sebagai Kapolsek Metro Penjaringan. 

Secara beruntun, Krishna Murti menjadi Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara (2005), Wakapolres Depok (2006), dan Kapolres Pekalongan (2011).

Butuh empat tahun bagi Krishna untuk melenggang ke Polda Metro Jaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum.

Saat itulah, pria kelahiran Ambon itu viral karena aksi tembak-menembak pada insiden Bom Sarinah.

Karier Krishna Murti terus melejit, mulai dari jadi Wakapolda Lampung, Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri, hingga menduduki Karomisinter Divhubinter Polri pada 2017.

Menyusul jabatan barunya sebagai Kadivhubinter Mabes Polri tahun ini, pangkat Krishna Murti bukan lagi Brigjen, melainkan Irjen.

Riwayat Pendidikan

- SMP Negeri 1 Malang (1985)

- SMA Negeri 5 Bandung (1988)

- Akpol (1991)

- PTIK (2000)

- Sespim (2008)

- Sespimti (2012)

- Lemhannas PPSA XXII (2019)

Riwayat Karier

- Pama Polda awa Tengah pada tahun (1991)

- Kapolsek Randudongkol Polres Malang pada (1992)

- Pengasuh Taruna Akpol (1994)

- Komandan Kontingen Polri (1996)

- Kanit Serse Polwiltabes Surabaya (1997)

- Sespri Kapolda Metro Jaya (2000)

- Kapolsek Metro Penjaringan (2001)

- Koorspripim Kapolda Metro Jaya (2004)

- Kasat Reskrim Polres Jakut (2005)

- Wakapolres Depok (2006)

- Dosen Lemdikpol (2009)

- Penyidik Madya Unit II Dit II/Eksus Bareskrim Polri (2010)

- Kapolres Pekalongan (2011)

- Staf Perencanaa PBB di New York

- Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2015)

- Wakapolda Lampung pada (2016)

- Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri.

- Karomisinter Divhubinter Polri (2017)

- Kadiv Hubinter Polri (2022)

Kasus Terkenal

- Bom Sarinah Thamrin (2016)

- Kasus Kematian Sianida Mirna Salihin (2016)

- Kasus Pengaturan Skor Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Satgas Anti Mafia Bola) (2019)

Tanda Jasa

- Bintang Bhayangkara Nararya

- Satyalencana Kesetiaan XXIV

- Satyalencana Kesetiaan XVI

- Satyalencana Kesetiaan VIII

- Satyalencana Dwidya Sistha

- Satyalencana Bhakti Buana

- Satyalencana Santi Dharma

- Satyalencana Santi Dharma (Ulangan I)

- UNTAES Medals (Kroasia)

- UNAMID Medals (Sudan)

- UN Headquarters Medals (PBB New York)

Mayjen TNI Mohammad Fadjar

Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar kini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi sejak 8 Maret 2024.

Ia lahir 25 Agustus 1971.

Fadjar lulus dari akademi militer pada 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).

Dalam Karier militernya, Mohammad Fadjar pernah ditugaskan dalam operasi militer di Timor-timur.

Adik Irjen Krishna Murti tersebut, pernah menjabat sebagai Komandan Korem 031/Wira Bima pada 29 November 2018-9 April 2020.

Kemudian pada 9 April 2020-21 Januari 2022, Mohammad Fadjar menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Teritorial menggantikan pendahulunya, Brigjen TNI Toto Nurwanto.

Karier militer Mohammad Fadjar pun semakin cemerlang, sehingga pada 21 Januari 2022, dia mendapatkan amanah untuk menjabat sebagai Kepala Staff Divisi Infanteri 2/Kostrad.

Jabatannya sebagai Kepala Staff Divisi Infanteri 2/Kostrad berakhir pada 28 September 2022, dan ia digantikan oleh Brigjen TNI Primadi Saiful Sulun.

Pria berpangkat bintang dua tersebut, juga tercatat pernah menduduki jabatan Komandan Grup1/Kopassus pada 2014.

Mohammad Fadjar juga tercatat pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2015-2016.

Setelah bertugas menjadi ajudan Jokowi, Mohammad Fadjar dipercaya menjadi Komandan Rindam IV/Diponegoro.

Kemudian, ia ditunjuk jadi Paban III/Siapsat Sopsad pada tahun 2017 sampai tahun 2018.

Pada tahun 2018, ia dapat penugasan baru memegang jabatan Komandan Korem 023/Kawal Samudera.

Kemudian, menjadi Komandan Korem 023/Kawal Samudera sampai tahu 2019.

Mohammad Fadjar pun selanjutnya menjadi Komandan Korem 031/Wira Bima dan ditugaskan menjadi Komandan Pusdikter Puster TNI AD.

Kemudian, ia menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan penjamin Mutu (LP3M) Unversitas Pertahanan Republik Indonesia.

Riwayat Pendidikan

Mayjen TNI Mohammad Fadjar tercatat pernah mengenyam pendidikan S-2 Policing, Intelligence and Counter-Terrorism di Macquarie University, Australia.

Adapun pendidikan militernya, yakni Akademi Militer (1993), Sussarcab Infanteri (1993), Dik PARA, Dik PARA Utama, Dik Free Fall, Komando, Suslapa (2003), Seskoad Dikreg XLV (2007), Sesko TNI Dikreg 43 (2016), dan Lemhannas PPRA (2020).

Althafandika Yaqzhan

Sosok Althafandika Yaqzhan taruna Akademi Kepolisian (Akpol).
 
Althafandika Yaqzhan merupakan anak Irjen Krishna Murti.

Althafandika salah satu taruna Akpol berpeluang mengikuti karir orang tuanya menjadi jenderal.

Meski masih berstatus taruna, ia sudah mengharumkan nama Indonesia.

Ia meraih penghargaan Internasional di Korea Selatan.

Penghargaan international atas karya ilmiahnya di ajang International Undergraduate Conference on Policing (ICPU) 2023.

Ajang tersebut diselenggarakan di Korea Selatan pada Rabu (20/9/2023).

Althafandika bersama seorang rekannya bernama Bst Prasna Daniswara.

Keduanya meraih juara 1 KNPU Presidential Award.

Dalam lomba karya ilmiah internasional ini, terdapat enam tim taruna kepolisian dari lima negara yang memperebutkan juara 1.

Pemenang diberikan penghargaan langsung oleh Presiden KNPU Kim Sun Hoo.

Sang ayah pun pernah mengunggah kabar tersebut di laman Instagram miliknya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved