Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Petani Tewas di Bantaeng

Gegara Air Perkebunan Hamid Tega Habisi Daeng Kulle di Bantaeng Sulsel

Pembunuhan dilakukan oleh Abdul Hamid yang merupakan tetangga kebun korban di Kampung Bali Napara, Jeneponto.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Hasriyani Latif
Ist
Proses evakuasi jenazah Daeng Kulle (40) di Dusun Bali Napara, Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (15/9/2024). Daeng Kulle terlibat duel dengan Abdul Hamid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BANTAENG - Terungkap motif pembunuhan Daeng Kulle (40) petani asal Kampung Bali Napara, Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (15/9/2024).

Pembunuhan dilakukan oleh Abdul Hamid yang merupakan tetangga kebun korban di dusun setempat.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Ahmad Marzuki mengatakan kejadian itu bermula saat dua belah pihak bertemu di lokasi kran pipa air perkebunan sekira pukul 04.30 Wita.

"Pipa besar ini adalah pipa yang salah satunya mengalir ke tempatnya pelaku (Abdul Hamid), pelaku yang membuka tapi menurut keterangan pelaku bahwasanya setelah dia pakai untuk siram kebunnya dia tutup kembali," ujar Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Ahmad Marzuki melalui via telepon, Selasa (17/9/2024).

Ia menjelaskan, sumber air tersebut merupakan hasil usaha masyarakat dan bersifat umum.

Baca juga: BREAKING NEWS: Duel Maut 2 Petani di Bantaeng Sulsel, 1 Tewas

Namun ketika salah satu kran pipa dibuka maka aliran air pada pipa lainnya akan berhenti mengalir.

Saat itu, korban datang dan terjadi adu mulut.

"Datang korban bilang kamu itu yang selalu buka satu (kran air) sehingga kami tidak mendapatkan air," ucapnya.

Korban dan pelaku saat itu membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan badik.

Korban menurut keterangan pelaku, mengeluarkan parang dan hendak menyerang pelaku.

"Tersangka mengatakan bahwa korban duluan yang mencabut itu dia punya sajam (parang) akhirnya didorong lah korban diingatkan jangan, masa masalah air saja mau dipermasalahkan begini, tapi karena emosi korban tetap cabut itu sajamnya maka si pelaku ini juga mencabut sajamnya (badik) akhirnya menikam," jelasnya.

Alhasil, Daeng Kulle yang mengalami luka tusuk pada bagian pinggang belakang sebelah kiri tewas di tempat.

Pelaku pun diringkus di hari yang sama.

"Kita sudah melakukan penahanan, sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi ambil keterangan dokter juga yang mengeluarkan visum (korban), barang bukti sudah kita kumpulkan dan sekarang kita ini lakukan penahanan (terhadap Abdul Hamid)," sebutnya.

"(Abdul Hamid) sudah ditetapkan tersangka, kemarin kita langsung amankan, kita lakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan kita gelarkan, memenuhi unsur naik sidik ditetapkan tersangka dan ditahan," sambungnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved