Akmil 1996
Kehebatan 2 Alumni Akmil 1996 Kini Pangdam Termuda Indonesia
Kehebatan dua alumni Akmil 1996 kini masuk daftar 3 Panglima Kodam termuda Indonesia Putranto Gatot Sri Handoyo dan Deddy Suryadi
TRIBUN-TIMUR.COM -- Kehebatan dua alumni Akademi Militer 1996 kini masuk daftar 3 Panglima Kodam termuda Indonesia.
Keduanya memegang tongkat komando Kodam sebelum berumur 50 tahun.
Terbaru ada nama Mayor Jenderal TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menugaskan Mayjen Putranto Gatot Sri Handoyo Pangdam XV Pattimura.
Mutasi jabatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1080/IX/2024 tanggal 11 September 2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Promosi jabatan itu membuat Putranto Gatot Sri Handoyo menyamai prestasi Deddy Suryadi kawan seangkatannya sesama alumni Akpol 1996.
Keduanya sama-sama lulusan Batalyon Antasena, nama angkatan untuk alumni Akmil 1996.
Deddy Suryadi menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro alias Pangdam IV Diponegoro.
Berikut profil keduanya
1.Mayjen Putranto Gatot Sri Handoyo
Putranto Gatot Sri Handoyo jadi orang kedua dari alumni Akmil 1996 menyandang pangkat bintang dua.
Pria kelahiran Mei 1975 itu mengikuti jejak kawan seangkatannya, Deddy Suryadi, berpangkat Mayor Jenderal TNI.
Dengan demikian kini sudah ada dua alumni Akmil 1996 berpangkat mayor jenderal TNI.
Akmil 1996 memiliki nama angkatan Antasena.
Pada tahun 2022 lalu, alumni Akmil 1996 merayakan reuni akbar 25 tahun untuk terus menjaga solidaritas dan persahabatan antar angkatan.
Acara bertajuk Reuni Akbar 25 tahun pengabdian Antasena.
Kini Akmil 1996 memiliki dua alumni berpangkat mayor jenderal.
Keduanya yakni Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi yang menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, serta Mayor Jenderal TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.
Putranto Gatot Sri Handoyo mendapat promosi jabatan baru sejak 19 April 2024.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuktak menugaskan Putranto Gatot Sri Handoyo mengemban amanat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan.
Putranto Gatot Sri Handoyo menggantikan Mayor Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika.
Adapun Mayjen Naudi Nurdika ditugaskan sebagai Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya.
Putranto, merupakan lulusan Akmil tahun 1996 ini dari kecabangan Artileri Medan.
Artileri Medan, satuan bantuan tempur yang terdapat di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Sejumlah jabatan pernah diemban Putranto Gatot Sri Handoyo selama berdinas di TNI AD.
Putranto pernah menjabat sebagai Asren Kasdam IV/Diponegoro pada periode 2018-2019. (1)
Selanjutnya, ia diberi amanat dan menjabat sebagai Pamen Mabes TNI (Lemhannas RI).
Pada tahun 2021 dia menajabat sebagai Komandan Korem 073/Makutarama.
Masa jabatan sebagai Komandam Korem berakhir pada tahun 2022.
Pada 25 Maret 2022 Putranto diberi amanat baru dan menjabat sebagai Waasrenum Panglima TNI.
Riwayat Jabatan
Komandan Batalyon Artileri Medan 12/Angicipi Yudha (2012—2013)
Dandim 0815/Mojokerto (2013—2015)
Asrendam IV/Diponegoro (2018—2019)
Pamen Mabes TNI (Sesko TNI)
Pamen Ahli OMP Pangdam XVIII/Kasuari (2020—2021)
Danrem 073/Makutarama (2021—2022)
Waasrenum Panglima TNI (2022)
Danrem 052/Wijayakrama (2022—2024)
Danpussenarmed (2024)
Pangdam XV/Pattimura (2024—sekarang)
2. Mayor Jenderal Deddy Suryadi
Deddy Suryadi menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
Deddy Suryadi memegang tongkat komando Kodam IV Diponegoro di umur 50 tahun 5 bulan.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik Mayor Jenderal Deddy Suryadi jadi Pangdam IV Diponegoro sejak 21 Februari 2024.
Saat itu Mayjen Deddy Suryadi sempat jadi pangdam termuda Indonesia.
Barulah pada Juli 2024, status pangdam termuda dipegang oleh Mayor Jenderal Rudy Saladin lulusan Akmil 1997.
Mayjen Rudy Saladin ditugaskan sebagai Pangdam V Brawijaya.
Umur Rudy Saladin 48 tahun.
Deddy tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Dia adalah mantan Ajudan Presiden Indonesia Joko Widodo.
Dia kemudian menjabat Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Komandan Korem 074/Warastratama, Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Kepala Staf Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus dan terakhir sebagai Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro
Riwayat Pendidikan
1. Akademi Militer (1996)
2. Sesarcab Infanteri (1996)
3. Komando
4. Diklapa I
5. Selapa II
6. Seskoad (Lulusan Terbaik Susreg XLVII 2010)[2]
7. Sesko TNI (2019)
Riwayat Jabatan
1. Danyon 22 Grup 2/Sandi Yudha
2. Dandenma Kopassus
3. Dandim 0623/Cilegon (2014—2016)[3]
4. Dan Grup 2/Sandi Yudha[4] (2016—2017)
5. Ajudan Presiden RI (2017—2019)
6. Pamen Denma Mabesad (2019—2020)
7. Kasrem 061/Surya Kencana (2020—2021)
8. Danrem 074/Warastratama (2021)
9. Wadanjen Kopassus[5] (2021—2022)
10. Kasdam IV/Diponegoro[6] (2022—2023)
11. Danjen Kopassus[7] (2023—2024)
12. Pangdam IV/Diponegoro (2024—sekarang)
| Profil Vivin Alivianto Danrem 173/PVB Kodam XVII/Cen, Alumni Akmil 1996 Mantan Kasdivif 1 Kostrad |
|
|---|
| Karier Moncer Ariyo Windutomo dari Kabag Kepegawaian Kini Sandang Jenderal Bintang Tiga |
|
|---|
| Bintang Terang Akmil 1996, Tiga Alumnus Tembus Jenderal Bintang Tiga Sekali Mutasi |
|
|---|
| Peraih Adhi Makayasa 1996 Mayjen Lucky Avianto Selangkah Lagi Jadi KSAD Kini Berpangkat Letjen |
|
|---|
| Karier 2 Letjen Baru TNI AD, Deddy Suryadi dan Adhi Makayasa 1996 Lucky Avianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Putranto-Gatot-Sri-Handoyo-dan-Mayor-Jenderal-TNI-Deddy-Suryadi-23345456.jpg)