Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel 2024

PKB Incar Suara NU dan Muhammadiyah untuk Menangkan Danny-Azhar di Pilgub Sulsel

Saat ini, seluruh struktur DPW PKB Sulsel memassifkan gerakan mereka untuk mendukung usungannya di Pilgub Sulsel, Danny Pomanto - Azhar Arsyad.

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Hasriyani Latif
Ist
Sekretaris DPW PKB Sulawesi Selatan, Muhammad Haekal. PKB incar suara NU dan Muhammadiyah untuk menangkan Danny-Azhar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ingin dukungan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat ini, seluruh struktur DPW PKB Sulsel memassifkan gerakan mereka untuk mendukung usungannya di Pilgub Sulsel.

PKB mengusung pasangan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad dalam kontestasi lima tahunan tersebut.

Partai besutan Muhaimin Iskandar itu juga berkoalisi dengan PDIP dan PPP.

Bermodalkan 389.706 suara sah dan delapan kursi di parlemen Sulsel pada pemilu 2024, PKB optimistis memenangkan Danny-Azhar.

Baca juga: Pecah Kongsi Relawan Anies di Sulsel, Asri Tadda Jubir Danny-Azhar, Ramli Rahim ke ASS-Fatma

Sekretaris PKB Sulsel Muhammad Haekal mengatakan PKB Sulsel akan mengandalkan struktur mereka hingga ke akar rumput.

"Lalu anggota legislatif kita di provinsi sama di kabupaten dan tentu jejaring keummatan," ujarnya.

Adapun, kata Haekal, kondisi di Sulsel sangat beragam.

Karenanya mereka ingin restu dan dukungan kepada setiap organisasi.

"Kita berharap di Sulsel ini kan kondisinya plural, jadi kita berharap di-backup sama komunitas beragama seperti NU, Muhammadiyah, Wahda, kemudia kelompok-kelompok Katolik Protestan, Hindu, dan Buddha," ungkapnya.

Pasalnya, PKB berada di posisi tengah dan ingin melihat Sulsel dapat teraomodir dengan baik ketika pasangan dengan tagline DIA itu terpilih menjadi gubernur Sulsel.

"Karena kita berada di posisi itu, kita mau lihat Sulsel ini inklusi semua bisa terakomodir," jelasnya.

"Sulsel ini kita kelola sama-sama, tidak di-drive oleh orang-orang tertentu apalagi oleh pemodal tertentu, kan berbahaya," tambahnya.

Tahapan Pilkada 2024

Persiapan

-Perencanaan Program dan Anggaran: Jumat, 26 Januari 2024

-Penyusunan Peraturan Penyelenggaraan Pemilihan: Senin, 18 November 2024

-Perencanaan Penyelenggaraan yang Meliputi Penetapan Tata Cara dan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan: Senin, 18 November 2024

-Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS: Rabu, 17 April 2024-Selasa, 5 November 2024

-Pembentukan Panitia Pengawas Kecamatan, Panitia Pengawas Lapangan, dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara: Sesuai Jadwal Yang Ditetapkan Oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum

-Pemberitahuan dan Pendaftaran Pemantau Pemilihan: Selasa, 27 Februari 2024- Sabtu, 16 November 2024

-Penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih: Rabu, 24 April 2024-Jumat, 31 Mei 2024

-Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih: Jumat, 31 Mei 2024-Senin, 23 September 2024

Penyelenggaraan

-Pemenuhan Persyaratan Dukungan Pasangan Calon Perseorangan: Minggu, 5 Mei 2024- Senin, 19 Agustus 2024

-Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon: Sabtu, 24 Agustus 2024- Senin, 26 Agustus 2024

-Pendaftaran Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024-Kamis, 29 Agustus 2024

-Penelitian Persyaratan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024-Sabtu, 21 September 2024

-Penetapan Pasangan Calon: Minggu, 22 September 2024-Minggu, 22 September 2024

-Pelaksanaan Kampanye: Rabu, 25 September 2024-Sabtu, 23 November 2024

-Pelaksanaan Pemungutan Suara: Rabu, 27 November 2024

-Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara: 27 November 2024-16 Desember 2024.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved