Gempa Bumi
Gempa Bumi M 4.8 Guncang Lutim Sulsel, Rumah Bergetar Warga Panik Keluar Rumah
Gempa bumi magnitudo 4.8 mengguncang Kabupaten Luwu Timur, lokasinya di darat.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Gempa bumi magnitudo 4.8 mengguncang Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (23/8/2024).
Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 18.30 Wita.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M 4,8.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.52° LS & 121.17° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7 km Barat Laut Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan pada kedalaman 5 km.
Warga Perumahan Bumi Malili Permai (BMP) Ussu, Kecamatan Malili panik keluar rumah.
Baca juga: Terkini Gempa Bumi M 4.8 Guncang Sulut, Cek Pusat Gempa
"Gempa terasa sekali, goyang rumah, lemari bergetar, atap juga, pokoknya keras," ujar warga BMP, Eka.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Soroako yang berada di wilayah Luwu Timur.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi dirasakan di Sorowako III-IV MMI dan di Malili III MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi dan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa.
Ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
Sejauh, ini belum ada laporan terkait adanya kerusakan yang dtimbulkan oleh gempa bumi ini.
Informasi Keselamatan Gempa Bumi
Penting bagi masyarakat mengetahui informasi keselamatan gempa bumi yang meliputi apa yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.
Dikutip dari laman BMKG, berikut ini informasi keselamatan gempa bumi:
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
1. Kenali apa itu gempa bumi
Mengenali apa yang disebut gempa bumi. Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll).
Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
2. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja
Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.
Belajar melakukan P3K.
Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran.
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.
3. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal
Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.
Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
4. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah.
Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).
5. Alat yang harus ada di setiap tempat
Kotak P3K
Senter/lampu baterai
Radio
Makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
1. Jika Anda berada di dalam bangunan
Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll.
Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan.
Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
2. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka
Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll
Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah
3. Jika Anda sedang mengendarai mobil
Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
Lakukan point 2.
4. Jika Anda tinggal atau berada di pantai
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
5. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan
Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempabumi
1. Jika Anda berada di dalam bangunan
Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib.
Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K
Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
2. Periksa lingkungan sekitar Anda
Periksa apabila terjadi kebakaran.
Periksa apabila terjadi kebocoran gas.
Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.
Periksa aliran dan pipa air.
Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)
3. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa
Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
4. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa
Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
5. Mendengarkan informasi.
Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).
Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
6. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
7.Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.(*)
| Terkini Gempa Bumi M 3.1 Guncang Aceh Barat, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer |
|
|---|
| Gempa Bumi Guncang Luwu Timur Sulsel, Cek Info Terkini BMKG Pusat Gempa Barusan |
|
|---|
| Terkini Gempa Bumi M 4.1 Guncang Papua Barat, Info BMKG Pusat Gempa Barusan |
|
|---|
| Waspada! Gempa 6,2 SR Guncang Aceh-Sumatera Utara |
|
|---|
| Terkini Gempa Bumi M 4.5 Goyang Bitung, BMKG: 28 Kilometer di Bawah Permukaan Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gempa-bumi-magnitudo-48-mengguncang-Kabupaten-Luwu-Timur-Jumat-2382024lp.jpg)