Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel 2024

Rekam Jejak PDIP Usung Danny Pomanto yang tak Pernah Kalah di Pilgub Sulsel 2024

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah partai yang tak pernah kalah di Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan atau Pilgub Sulsel. 

Editor: Muh Hasim Arfah
dok tribun/HO
Sejarah usungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari pemilihan gubernur Sulsel yakni Syahrul Yasin Limpo, Nurdin Abdullah, dan Moh Ramdhan Pomanto. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah partai yang tak pernah kalah di Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan atau Pilgub Sulsel

Fakta ini bukan isapan jempol semata. 

Selama pemilihan langsung sejak 2007 lalu, PDIP selalu tepat mengusung pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur. 

Pada Pilgub Sulsel 2007 lalu, PDIP mengusung pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang. 

Kala itu, Sayang, akronim pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang, mendapatkan dukungan dari PDIP. 

Sayang melawan petahana Amin Syam

Akhirnya, Sayang berhasil keluar sebagai pemenang setelah mengumpulkan dukungan masyarakat Sulsel sebesar 1.432.572 atau 39,53 persen. 

Sementara itu, pasangan Amin Syam-Mansur Ramli meraih 1.404.910 (38,76 persen). 

Selanjutnya, PDIP kembali mengusung Sayang Jilid II pada Pilgub Sulsel 2013. 

Sayang Jilid II kembali keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan perlawanan keras dari pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Muzakkar. 

Sayang Jilid II meraih 2.251.407 (52,42 persen) 

Sementara itu, Ilham-Aziz meraih 1.785.580 (41,57 persen). 

Catatan pentingnya, PDIP tak menjadi partai penguasa saat mengusung Sayang I dan II. 

Pada Pilgub 2018 lalu, PDIP mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. 

Saat itu, PDIP menjadi partai penguasa di parlemen. 

Pasangan Prof Andalan, akronim Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman, meraih 1.867.303 suara atau 43.87 persen. 

Pada Pilgub Sulsel 2024 ini, Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) mengusung pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad. 

Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri secara langsung menyerahkan surat rekomendasi di Kantor DPP, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

PDIP menyerahkan rekomendasi kepada Moh Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad di Pemilihan Gubernur Sulsel 2024.

Selain itu, PDIP juga mengusung dua purnawirawan jenderal bintang tiga. 

Mereka adalah bakal calon gubernur Sumatera Utara, Letjen (Purn) TNI Edy Rahmayadi dan bakal calon gubernur Maluku Letjen (Purn) TNI Jeffrey A Rahawarin. 

Letjen (Purn) TNI Edy Rahmayadi adalah Pangkostrad periode 2016-2018.

Sementara itu, Letjen (Purn) TNI Jeffrey A Rahawarin adalah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, 2021 – 2022. 

Rekomendasi Bertahap

Penyerahan rekomendasi PDIP sendiri dilakukan secara bertahap.

Penyerahan surat rekomendasi ini masih gelombang pertama.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan proses kaderisasi PDIP membuahkan hasil.

“Proses kaderisasi secara sistematik membuahkan hasil dengan semakin banyaknya kader PDIP yang menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah,” katanya dalam siaran live youtube tribun timur, Rabu (14/8/2024).

Total sebanyak 305 calon kepala daerah yang telah disetujui mengendarai PDIP di Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Rinciannya, 13 untuk level provinsi dan 292 untuk level kepala daerah di seluruh Indonesia.

Terdapat lima calon gubernur dan enam calon wakil gubernur berasal dari kader partai berlambang Banteng Hitam itu.

Kemudian, ada 141 kader PDIP yang bertarung di level walikota atau bupati serta 103 maju sebagai calon wakil walikota atau bupati.

“Dari total 305 daerah tersebut, terdapat lima calon Gubernur dan enam wakil calon gubernur yang berasal dari PDIP,” jelas Hasto dalam acara bertajuk Pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah dari PDIP.

“Dari 292 kabupaten kota terdapat 141 calon kepala daerah dan 103 calon wakil kepala daerah dari PDIP,” tambahnya.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri mengatakan mereka yang terpilih harus mempertaruhkan jiwa raga untuk menang.

PDIP merupakan partai yang sangat ideologis.

Rekomendasi dari PDIP mendapatkan persetujuan langsung anak dari presiden pertama Republik Indonesia itu.

“Jadi PDI Perjuangan itu partai yang sangat ideologis dan cinta kepada bangsa dan negara, siapa yang mau ikut PDIP dengan penugasannya masing-masing,” katanya dalam live Youtube tribun timur, Rabu (14/8/2024).

“Mereka yang masuk PDIP isi dan intinya adalah mempertaruhkan jiwa raga untuk bangsa negara,” tambahnya.

Presiden ke-5 itu juga meyakinkan para pasangan calon bahwa dalam rekomendasi tertera nama mereka.

Artinya mereka sudah memberikan mandat untuk berjuang dan menang dalam Pilkada di daerahnya masing-masing.

“Saya minta kepada Sekjen untuk mereka yang telah ditugasi, jadi tadi saya sengaja kasih lihat supaya percaya memang namanya ada jadi tidak istilahnya kertas kosong,” jelas Ketum PDIP itu.

Calon Gubernur Sulsel, Danny Pomanto, sapaan Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilgub Sulsel 2024.

"Terimakasih kepada PDI Perjuangan, Insya allah kami tidak ada paka siri (buat malu) di Sulsel," tutur Wali Kota Makassar ini.

Daftar Cagub Terima Rekomendasi PDIP

1. Provinsi Aceh, Muzakir Manaf

2. Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) Purnawirawan Edy Rahmayadi

3. Riau, Abdul Wahid dan SF Herianto

4. Bengkulu, Helmi Hasan dan Mian

5. Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah dan Musyafirin

6. Sulawesi Utara, Steven Kandouw.

7. Kalimantan Tengah, Nadalsyah Koyem dan Sigit Yunianto.

8. Kalimantan Timur, Isran Noor dan Hadi Mulyadi

9. Sulawesi Selatan, Moh Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad

10. Sulawesi Tenggara, Lukman Abu Nawas dan Laode Ida

11. Papua Barat/Papua Barat Daya, Letjen TNI (Purn) Yopi Ones dan Ibrahim Ugaje

12. Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura dan Mayjen TNI (Purn) Agusto

13. Maluku, Letjen TNI (Purn) Jeffrey A Rahawarin dan Abdul Mukti Keliobas.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved