Pilwali Makassar 2024
Ajukan Pensiun Dini, Irwan Adnan: Antisipasi Jika Maju di Pilkada Makassar
Irwan Rusfiady Adnan mengajukan permohonan pensiun dini karena ingin maju dalam Pilkada Makassar November mendatang.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan mengajukan permohonan pensiun dini karena ingin maju dalam Pemilhan Wali Kota atau Pilwali Makassar November 2024 mendatang. Hanya saja, berkas dan dokumen Irwan belum lengkap sehingga belum memenuhi syarat untuk pensiun.
"Surat permohonan pensiun nya sudah dimasukkan sejak 2 Juli lalu. Hanya saja dokumen dan berkasnya belum lengkap," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Akhmad Namsum.
Ahmad mengatakan, bagi ASN yang ingin mengajukan pengunduran diri, harus memenuhi syarat yakni 50 dan 20. Artinya yang bersangkutan harus berusia 50 tahun ke atas dan memenuhi masa kerja sebagai ASN minimal 20 tahun.
“Jika mengacu pada syarat tersebut, maka Pak Irwan Adnan memenuhi untuk mengajukan pensiun dini. Pak Irwan lahir tahun 1971 berarti usianya di atas 50 tahun, beliau juga sudah mengabdi lebih dari 20 tahun,” kata Akhmad Namsum.
Dikonfirmasi terpisah, Irwan Adnan membenarkan dirinya telah melayangkan surat pengajuan permohonan pensiun dini ke Pemkot Makassar.
Namun dia mengaku, masih ada tiga persyaratan atau berkas administrasi yang harus dilengkapi sebelum pengajuannya itu bisa diproses.
Irwan mengatakan kesediaannya pensiun karena ingin maju di kontestasi Pilwalkot Makassar. Ia mengaku terus membangun komunikasi dengan partai politik yang bakal dikendarai dalam pilkada nanti.
"Permohonan pensiun itu adalah inisiatif jika jadi maju di pilkada Makassar. Saat ini kami masih membangun komunikasi dengan partai politik. Kalau diusung parpol dan daftar KPU, sesuai aturan harus mundur dari ASN," katanya.
Mantan Kepala Bapenda Makassar ini menambahkan saat proses pengajuan, pihaknya kembali akan disampaikan apakah betul ingin pensiun dini atau tidak.
Sejauh ini, lanjut Irwan, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan parpol calon pengusung. Termasuk membuka ruang dialog dengan sejumlah calon seperti Munafri Arifuddin, Andi Seto Asapa, Rusdin Abdullah, dan Rahma Bando.
“Bahkan kalau ada peluang dengan Indira Yusuf Ismail, kenapa tidak,” tambahnya.
Dirinya pun sudah sowan ke Wali Kota Makassar untuk meminta izin akan maju di perhelatan politik untuk menentukan calon pemimpin Kota Makassar lima tahun ke depan.
Keputusan jadi tidaknya Irwan pensiun sangat ditentukan oleh situasi politik yang dinamis. Jika tidak mendapat dukungan partai, ada kemungkinan usul pensiun itu dia batalkan.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghargai keputusan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Makassar, Irwan Adnan mundur dari jabatannya sebagai ASN aktif dan memilih untuk pensiun dini.
Danny Pomanto sapaan akrabnya mengungkapkan alasan Irwan Adnan didasari pada langkah politiknya yang ingin maju di Pilkada Kota Makassar.
Profil Irwan Adnan
H Irwan Rusfiady Adnan SSos MSi atau akrab dikenal Irwan Adnan lahir Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Maret 1971 adalah seorang birokrat dan organisatoris.
Ia merupakan birokrat berpengalaman yang telah mengabdi dan sudah malang melintang memimpin beberapa posisi strategis di pemerintaan kota makassar.
Dinas Tata Ruang & Bangunan, Bapenda, Dinas PU, Asisten 2 bidang Perekonomian yang memiliki darah Turatea Jeneponto, Darah Jeneponto yang mengalir dalam dirinya berasal dari sang ayah (Alm. Drs. H. Ince Adnan Mahmud).
Ince Adnan adalah seorang politisi senior di Sulawesi Selatan yang menjabat sebagai ketua DPRD Kota Makassar selama 3 periode (1999-2012), sedangkan Ibunya Almh Hj. Hasnah Yusuf yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil yang memiliki darah Sinjai, iya adalah anak kedua dari tiga bersaudara.
Saat ini Irwan Adnan menjabat sebagai staff ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Makassar. Irwan Adnan menikah dengan Rezki Dardi S.Sos yang saat ini memasuki Periode ke 2 sebagai anggota DPRD Kota Makassar dari Partai Demokrat. Menikah pada tanggal 5 November 2000 mereka dikaruniai satu anak laki-laki dan dua anak perempuan yaitu, Nibraas Rezwa Adnan, Naadiyah Rezwandah Adnan, Naurah Rezwandah Adnan
Irwan Adnan muda memulai kiprahnya dibirokrat sebagai tenaga kontrak di Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar, bisa dikatan beliau memulai karirnya di birokrat dari nol, walaupun ayahnya pada saat itu berstatus sebagai Anggota DPRD Kota Makassar.
Hal itu tidak serta merta membuat ia mudah atau langsung mendapatkan posisi strategis di dinas tersebut.
Irwan Adnan mengawali karir sebagai petugas lapangan selama beberapa tahun hingga menjadi kepala seksi, kepala bidang dan akhirnya dipercaya menjadi Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan pada masa kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin, Walikota Makassar periode (2004-2014).
Berkat dedikasi dan kerja kerasnya selama 10 tahun di dinas tersebut, ia menyandang predikat kepala dinas termuda di Indonesia pada saat itu, di era kepemimpinannya, Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota menerima beberapa prestasi dan penghargaan berkat inovasinya yang selalu mengedepankan pelayan yang mudah dan terbuka untuk masyarakat, dia tercatat sebagai Kadis pertama yang mewujudkan kawasan bebas bangunan liar di 143 kelurahan di kota Makassar.
Irwan Adnan menempuh pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi kota Makassar.
Riwayat pendidikan
- SDN Mangkura
- SMP Perguruan Islam
- SMAN 4 Makassar
- Fakultas Sosial Politik Universitas Hasanuddin jurusan Ilmu Administari Negara
- Program Pasca Sarjana Prodi Manajemen Perkotaan Universitas Hasanuddin
- Mahasiswa S3 Prodi Ilmu Lingkungan PPS Universitas Brawijaya Malang
Riwayat Organisasi
- Ketua IKA SDN Mangkura 84
- Ketua Kerukunan Keluarga Turatea Jeneponto (KKT) Kota Makassar
- Pengurus MD KAHMI Kota Makassar
- Ketua IKA FOURSMAPAT
- Ketua IKA Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Sosial Politik UH
- Ketua Mada Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Selata
- Ketua Dengan Pembina Makassar Tiger Club (MBC)
- Ketua Motor Besar Club (MBC) Makassar
| Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham Pastikan Hadiri Penetapan Pemenang Pilwali Makassar 2024 |
|
|---|
| Appi-Aliyah Ditetapkan Jadi Pemenang Pilwalkot Makassar, KPU Pastikan Undang SEHATI-INIMI dan AMAN |
|
|---|
| Anggota DPRD Harap Danny Pomanto dan Munafri Arifuddin Akhiri Rivalitas Politik |
|
|---|
| DPRD Makassar Minta Pemkot Libatkan Tim Transisi Appi-Aliyah Terkait Rencana Rakorsus |
|
|---|
| Pemkot Makassar Segera Siapkan Kebutuhan Appi-Aliyah Menuju Kursi Wali Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sosok-Irwan-Rusfiady-Adnan-atau-Irwan-Adnan-PNS-terkaya-siap-maju-di-Pemilihan-Wali-Kota-Makassar.jpg)