Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Makassar 2024

Anggota DPRD Harap Danny Pomanto dan Munafri Arifuddin Akhiri Rivalitas Politik

Wakil Ketua Fraksi MULIA DPRD Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, menegaskan bahwa Pilkada adalah ajang demokrasi yang sudah usai.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-Timur.com
RIVALITAS POLITIK - Kebersamaan Danny Pomanto dan Munafri Arifuddin. Anggota DPRD Makassar harap rivalitas keduanya selesai pascapenetapan pemenang Pilwali Makassar 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kontestasi Pilwalkot Makassar 2024 telah berakhir dengan kemenangan pasangan Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham (MULIA) berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). 

Pasca keputusan ini, DPRD Makassar berharap Wali Kota petahana Moh Ramdhan "Danny" Pomanto dan Wali Kota terpilih Munafri Arifuddin (Appi) mengakhiri rivalitas politik.

Dan terpenting adalah membangun komunikasi yang harmonis demi kelangsungan pemerintahan dan kepentingan warga Kota Makassar.

Wakil Ketua Fraksi MULIA DPRD Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad, menegaskan bahwa Pilkada adalah ajang demokrasi yang sudah usai.

Sehingga kini saatnya semua pihak bersatu untuk pembangunan Makassar yang lebih baik.

"Pilwalkot telah selesai, putusan MK sudah final. Sekarang saatnya kita menatap ke depan. Kami berharap Pak Danny Pomanto dan Pak Munafri bisa duduk bersama, bersinergi, dan memastikan transisi pemerintahan berjalan dengan baik," ujar Tri Sulkarnain di Kantor DPRD Makassar, Rabu (5/2/2025) siang.

Baca juga: Beri Selamat ke Andi Sudirman dan Munafri Arifuddin, Danny Pomanto: Sudah Saya Telepon

Baca juga: DPRD Makassar Minta Pemkot Libatkan Tim Transisi Appi-Aliyah Terkait Rencana Rakorsus

Politisi Partai Demokrat itu menekankan, transisi pemerintahan harus berjalan lancar tanpa hambatan politis.

Menurutnya, Tim Transisi yang telah dibentuk Munafri-Aliyah harus dilibatkan dalam pembahasan anggaran dan program Pemkot Makassar.

"Dalam hal ini Tim Transisi harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Pemkot Makassar tahun 2024," kata Tri Sulkarnain.

Selain itu, lanjutnya, mereka juga perlu mengetahui program-program prioritas yang wajib dilaksanakan dan tidak bisa dipisahkan dari pemerintahan Munafri-Aliyah. 

Program-program tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis yang telah berjalan di pemerintahan sebelumnya dan harus dilanjutkan oleh pemerintahan baru demi kesinambungan pembangunan serta kepentingan masyarakat.

Ia juga berharap agar komunikasi antara Danny Pomanto dan Appi untuk memastikan program pembangunan kota berjalan sesuai harapan masyarakat.

"Kami berharap Pak Danny bisa memberikan ruang komunikasi dengan Pak Appi, sehingga ada kesinambungan dalam program pembangunan. Ini demi kepentingan warga Makassar," jelasnya.

DPRD juga mengingatkan bahwa stabilitas politik di Makassar harus dijaga agar tidak berdampak pada roda pemerintahan dan ekonomi daerah.

"Makassar adalah kota yang dinamis, dengan tantangan besar dalam pembangunan. Makanya kita harus duduk bersama demi kemajuan kota ini," ucap Tri.

Ia berharap, setelah pelantikan Munafri-Aliyah, seluruh elemen politik di Makassar bisa bersatu dan mengawal pemerintahan baru dengan konstruktif.

"Saatnya meninggalkan perbedaan, bersatu demi kepentingan rakyat. Kita harus tunjukkan bahwa Makassar adalah contoh kedewasaan demokrasi di Indonesia," pungkasnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved