Kasus DBD Sidrap
Penyebab Kasus DBD Tinggi di Sidrap Sulsel, Dinkes Catat 2 Orang Meninggal
Hingga Juli 2024, tercatat 300 kasus DBD di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan dengan dua pasien meninggal.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Hasriyani Latif
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sidrap, dr Ishak Kenre mengatakan, meski terjadi peningkatan kasus DBD di Sidrap, kamar perawatan di rumah sakit dan Puskesmas saat ini masih aman.
"Alhamdulillah sampai saat ini masih aman ruang perawatan yang tersedia," katanya kepada Tribun-Timur.com, Senin (15/7/2024).
Namun demikian, pihak Dinkes Sidrap tetap mewanti-wanti membeludaknya pasien DBD di Sidrap melihat tren peningkatan kasus terus terjadi.
"Pastinya tetap kami mewanti-wanti kalau kasus terus bertambah, artinya kamar perawatan juga semakin sedikit," ungkapnya.
Dia pun meminta masyarakat Sidrap mewaspadai kasus DBD.
Apalagi saat ini masih masuk musim pancaroba.
"Kami minta masyarakat waspada, makanya mulai dari sekarang polah hidup bersih harus diterapkan. Jangan sampai ada tumpukan sampah, genangan air di sekitar rumah, karena itu menjadi sarang nyamuk," ucapnya.(*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Rachmat Ariadi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.