Warga Geruduk PDAM Parepare
Air Bersih Tak Ngalir 6 Hari, PDAM Parepare Kerahkan 2 Mobil Tangki ke Kampung Mandar
PDAM menduga ada kebocoran pipa yang tidak terlihat sehingga menyebabkan terjadinya tekanan air berkurang.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Hasriyani Latif
Warga sudah melaporkan kondisi tersebut ke PDAM.
"Sejak minggu lalu itu dilaporkan waktu hari pertama mati airnya. Tapi tidak ada penanganan. Makanya tadi warga ke PDAM kan," ungkapnya.
Dia pun menyayangkan pelayanan PDAM Parepare yang kurang maksimal dan tidak sigap mengatasi masalah.
Padahal menurutnya, dirinya tidak pernah menunggak pembayaran tagihan air PDAM.
"Tidak sesuai lah pelayanannya. Kalau tagihan PDAM saja langsung datang, tapi kalau ada masalah begini tidak ada bergerak," ucapnya.
Terpisah, Manajer teknik dan operasi PDAM Parepare, La Odi mengutarakan, timnya saat ini turun ke lokasi untuk memeriksa penyebab air bersih tidak mengalir di wilayah Kampung Mandar.
"Tim sudah di lapangan untuk mengecek penyebabnya. Segera kami benahi, Insyaa Allah besok sudah bagus," ujarnya.
Warga Kampung Mandar pun sempat menggeruduk Kantor PDAM Parepare.
Kedatangan warga tersebut untuk menuntut pihak PDAM dikarenakan air di wilayah Kampung Mandar, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare sudah tidak mengalir selama enam hari.
Keadaan itu mengakibatkan sekitar 50 kepala keluarga (KK) di Kampung Mandar kesulitan air.
Dia pun menuntut pihak PDAM Parepare bertanggung jawab atas kondisi tersebut.
Pasalnya, tagihan PDAM terus berjalan sementara air tidak mengalir.
"Kita sampai pergi cari air bersih di rumah warga yang punya sumur. Kami tuntut ini pelayanannya PDAM, kalau menagih cepat sementara kalau ada kondisi seperti ini tidak ada bergerak," ungkapnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Rachmat Ariadi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.