Pilgub Sulsel 2024
Skema Pilgub: PDIP-PPP Usung Danny, Nasdem Usul Andi Sudirman, KIM Konsolidasikan Andi Iwan Aras
Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah membahas kelanjutan koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur Sulsel.
Potensi Koalisi Pilpres Berlanjut ke Pilgub Sulsel
TRIBUN-TIMUR.COM- Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah membahas kelanjutan koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur Sulsel.
Hal itu nampak ketika Bakal Calon Gubernur Sulsel, Moh Ramdhan Pomanto sudah mendapatkan lampu hijau dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan.
Kedua partai ini memiliki total 14 kursi di parlemen Sulsel.
Baca juga: Danny Pomanto Bertolak ke Jakarta Ikuti Tes Kepatutan dan Kelayakan Calon Pilgub Sulsel dari PPP
"Saya alhamdulilah sudah dua partai, sisa satu saya cari. Jadi sisa tiga kursilah," ujar Danny kepada wartawan usai menghadiri peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di Mapolda Sulsel, Senin (1/7/2024).
Sebelumnya, Partai Nasdem juga sudah mengusulkan nama Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Sementara itu, KIM saling menjalin komunikasi.
Partai Demokrat Sulsel belakangan menyampaikan akan siap mendorong ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras.
Ketua Bappilu Gerindra Sulsel Harmansyah mengatakan, DPD Partai Gerindra membuka peluang dengan seluruh partai yang ada.
Bahkan untuk terbentuknya kembali KIM di Sulsel, kata Harmansyah, bukanlah hal mustahil.
Jika terjadi, hal itu tentunya, kata Harmansyah, dapat menambah kekuatan mereka jelang Pilgub 2024 mendatang.
"Kalau itu (KIM) terbentuk sampai tingkat Pilgub akan menjadi kekuatan besar," katanya saat dihubungi, Sabtu (29/6/2024).
Dalam pertarungan Pilkada, kata Harmansyah, Gerindra tidak membatasi ruang oleh partai manapun yang ingin ikut memenangkan AIA sebagai Gubernur Sulsel.
"Karena, makin banyak yang bergabung akan menambah kekuatan buat kami," ujarnya.
Olehnya, lanjut Harmansyah, Gerindra tetap akan membuka peluang seluruh partai dengan damai.
"Kita di tim AIA dari Gerindra membuka semua peluang untuk berkoalisi terutama untuk teman-teman KIM," jelasnya.
Partai Golkar juga masih menunggu situasi pasca survei tiga bakal calon gubernurnya yakni Taufan Pawe, Adnan Purichta Ichsan, Indah Putri Indriani, dan Ilham Arief Sirajuddin.
Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto segera mengumumkan calon Gubernur usungan beringin rindang di pilkada serentak 2024.
Salah satu yang akan diumumkan yakni calon Gubernur Sulsel.
Menko Perekonomian itu mengungkapkan, Golkar segera menurunkan survei internal kedua.
Survei tersebut untuk mengukur elektabilitas para kader yang sudah menerima surat tugas bakal calon kepala daerah.
Setelah survei kedua, Golkar segera memutuskan calon Gubernur usungan di seluruh Indonesia, termasuk Sulsel.
Golkar menunggu hasil survei yang akan menjadi bahan pertimbangan partai dalam mengusung calon.
"Jadi, sesuai dengan apa yang kesepakatan kita akan terus evaluasi sampai dengan bulan Juli tentu akan evaluasi siapa yang maju dan sebagainya kita tunggu survei juga," kata Airlangga Hartarto kepada wartawan usai Salat Idul Adha di Masjid DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin, (17/6/2024).
Di Sulsel ada lima kader Golkar menerima surat tugas bakal calon Gubernur.
Kelimanya yakni Wakil Ketua Umum AM Nurdin Halid, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.
Adapun Nurdin Halid telah mengumumkan tidak maju Pilgub Sulsel dan memilih fokus jadi anggota DPR RI.
IAS Teratas di Survei Pertama
DPP Golkar ternyata sudah menurunkan survei pertama untuk mengukur elektabilitas 4 kader bakal calon Gubernur Sulsel.
Wakil Ketua Umum DPP Golkar AM Nurdin Halid mengungkapkan, dalam survei pertama tersebut nama Ilham Arief Sirajuddin menempati posisi pertama.
Posisi kedua ditempati Bupati Luwu Utara sekaligus Ketua DPD II Golkar Lutra Indah Putri Indriani.
Posisi ketiga ditempati Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.
Posisi keempat ditempati Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe.
"DPP Golkar segera menurunkan survei kedua sebelum memutuskan sosok kader yang akan diusung maju calon Gubernur Sulsel," kata Nurdin Halid kepada wartawan Senin (10/6/2024).
"Berdasarkan hasil survei internal DPP Golkar, kader yang paling berpeluang adalah Pak Ilham dan Ibu Indah," sambung Nurdin Halid.
Perolehan kursi DPRD Sulsel Periode 2019-2024
1. Nasdem 17 kursi
2. Golkar 14 kursi
3. Gerindra 13 kursi
4. PPP 8 kursi
5. PKB 8 kursi
6. Demokrat 7 kursi
7. PKS 7 kursi
8. PDI Perjuangan 6 kursi
9. PAN 4 kursi
10. Hanura 1 kursi
Berikut jadwal tahapan Pilkada 2024:
27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;
24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;
27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;
27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;
22 September 2024: Penetapan pasangan calon;
25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
27 November 2024: pelaksanaan Pemungutan suara;
27 November-16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.
Debat akan ada di tahapan 25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
Koalisi Indonesia Maju
Pemilihan Gubernur Sulsel
Moh Ramdhan Pomanto
Andi Sudirman Sulaiman
Andi Iwan Darmawan Aras
MK Tolak Gugatan Danny Pomanto-Azhar Arsyad, Sudirman-Fatma Dilantik 20 Februari 2025 |
![]() |
---|
Kunjungi Toraja Utara, Danny: Terima Kasih Dukungannya, Saya Akan Kenang Hingga Akhir Hayat |
![]() |
---|
Andi Sudirman Bentuk Tim Hukum Lawan Gugatan Danny, Jubir DiA: Lucu, Yang Kami Gugat KPU Sulsel |
![]() |
---|
Dana Kampanye Danny Pomanto Kalahkan Andi Sudirman, Tapi Beda 1,4 Juta Suara di Pilgub Sulsel 2024 |
![]() |
---|
Andi Sudirman-Fatmawati Ciptakan Rekor Baru Kalahkan SYL dan Nurdin Abdullah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.