Pilwali Makassar
PKS soal Usungan di Pilwali Makassar: Hasil Survei Bukan Satu-satunya Acuan
PKS Makassar sebelumnya telah mengeluarkan survei untuk masing-masing kandidat bakal calon wali Kota Makassar.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar dalam menentukan figur usungan bakal calon wali Kota Makassar tidak semata-mata berdasarkan hasil survei.
Hal itu diungkap Ketua PKS Makassar Anwar Faruq saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (2/7/2024).
PKS Makassar sebelumnya telah mengeluarkan survei untuk masing-masing kandidat bakal calon wali Kota Makassar.
Dalam survei tersebut, ada beberapa nama yang dimasukkan untuk melihat tingkat elektabilitas dari para kandidat.
"Tetapi hasil survei bukan merupakan satu-satunya acuan di dalam menentukan siapa pilihan," katanya.
Menurutnya, hasil survei sewaktu-waktu dapat berubah tergantung dari sosialisasi setiap kandidat.
Baca juga: Demokrat Tak Lirik Indira, Andi Seto, Appi, Amri Arsyid di Pilwali Makassar
"Survei itu bisa berubah, belum tentu hari ini sama hasilnya dengan kemarin kalau kita lakukan survei lagi," ungkapnya.
Adapun kata Anwar, hingga saat ini PKS belum merencanakan menurunkan lagi survei ulang.
"Kami sampai saat ini belum melakukan survei ulang, namun tim-tim lain mungkin saja melakukannya," jelasnya.
Diketahui, PKS menjadi partai yang diincar oleh para kandidat calon wali Kota Makassar.
Pasalnya, saat ini partai tersebut mendapatkan enam kursi di DPRD Kota Makassar.
Tambahan satu kursi pada pemilu 2024 kemarin sukses membuat PKS mengantongi kursi wakil ketua DPRD di Kota Makassar.
Survei Pilwali Makassar
Lembaga survei ARCHY Research and Strategy menggelar survei tingkat popularitas bursa calon Wali Kota Makassar.
Hasilnya, nama menantu politisi senior Partai Golkar Aksa Mahmud, yakni Munafri Arifuddin berada di posisi teratas dari total 17 nama.
Kemudian Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo (RL), dan pengusaha Rusdin Abdullah.
Jajak pendapat Survei Archy Strategy dilakukan dalam periode 4-14 Juni 2024.
Melibatkan 1.692 responden dengan metode sampling.
Responden tersebut tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Dengan memastikan distribusi yang proporsional di berbagai kalangan dan kategori usia.
Misalnya, di Kecamatan Biringkanaya, responden berusia 17-25 tahun mencapai 31,3 persen.
Kecamatan Ujung Pandang 3,8 persen, Tamalate 42,9 persen, Ujung Tanah 45,2 persen.
Usia 26-39 tahun, di Kecamatan Biringkanaya 29,1 persen, Bontoala 32,8 persen, Makassar 23,2 persen.
Usia 40-55 tahun, seperti di Kecamatan Biringkanaya 31,7 persen dan usia 56 tahun ke atas 7,8 persen.
Secara keseluruhan responden ketegori usia 17-25 tahun mencapai 25,12 persen, 26-39 tahun mencapai angka 31,38 persen.
Lalu, usia 40-45 mencapai 30,91 persen, dan usia 56 tahun ke atas mencapai 12,59 persen.
Survei ini memiliki Margin of Error sebesar 2,38 persen dan Confidence Interval sebesar 95 persen, yang menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap hasil yang diperoleh.
Demikian disampaikan CEO ARCHY Mukhradis Hadi Kusuma Jaya saat paparkan hasil survei di jantornya, Jl CitraLand Celebes, Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (19/6/2024) sore.
"Metodologi survei dilakukan secara ketat untuk memastikan akurasi dan representativitas data yang dikumpulkan," katanya.
Ia menerangkan, survei ini memberikan gambaran yang jelas tentang preferensi pemilih di Kota Makassar menjelang Pilkada Serentak 27 November 2024.
"Dengan responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan, kami yakin data ini mampu merefleksikan aspirasi dan harapan masyarakat secara akurat," tambahnya.
Menurutnya, nama Munafri Arifuddin memuncaki popularitas tertinggi disebabkan beberapa faktor.
Pertama, kiprahnya yang aktif di berbagai kegiatan sosial dan di Makassar.
Kedua dukungannya yang kuat dari DPP Golkar yang memberikan pengaruh besar dalam mendongkrak elektabilitasnya.
Selain itu, sosoknya yang dikenal luas oleh masyarakat Makassar sebagai tokoh yang berpengalaman dalam dunia sepak bola Makassar.
Pengusaha sukses sekaligus Ketua Golkar Makassar itu adalah mantan CEO PSM Makassar.
Di samping itu, Appi pernah maju di Pilwalkot Makassar 2020.
Appi maju sebagai Calon Wali Kota Makassar 2020-2025 bersama dengan Abdul Rahman Bando sebagai wakilnya.
Di sisi lain, figur yang tak mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota di parpol, juga memiliki popularitas yang cukup tinggi.
Di antaranya, Rudianto Lallo, Syamsu Rizal, Rachmatika Dewi alias Cicu, Irman Yasin Limpo, hingga politisi Demokrat Aliyah Mustika Ilham.
Berikut tingkat popularitas bursa calon Wali Kota Makassar versi Archy Strategy:
1. Munafri Arifuddin (Ketua Golkar Makassar) - 15,63 persen
2. Rudianto Lallo, Ketua DPRD Makassar sekaligus Ketua Bappilu Nasdem Sulsel, 8,24 persen.
3. Rusdin Abdullah, 4,14 persen.
4. Syamsu Rizal (Eks Wakil Wali Kota Makassar, Ketua Bappilu PKB Sulsel) - 4,28 persen.
5. Rachmatika Dewi (Ketua Partai Nasdem Makassar) - 4,18 persen
6. Abdul Rahman Bando (Eks Kadis Pendidikan dan Peternakan Makassar)- 3,21 persen
7. Adi Rasyid Ali (Ketua Demokrat Makassar) - 2,78 persen
8. Andi Seto Gadhista Asapa (Eks Bupati Sinjai dua periode) - 2,57 persen
9. Indira Jusuf Ismail (istri Danny Pomanto), 2,48 persen.
10. Irman Yasin Limpo (Eks Kadis Pendidikan Sulsel) - 2,14 persen
11. Aliyah Mustika Ilham (istri Ilham Arief Sirajuddin) 2,03 persen.
12. dr. Fadli Ananda (kader PDIP) 1,07 persen
13. Ketua PKS Sulsel, Amri Arsyid 0,86 persen
14. Ketua PPP Sulsel, mam Fauzan 0,43 persen
15. Najmuddin (Wakil Ketua Gerindra Sulsel) 0,43 persen
16. Ahmad Susanto (Ketua KONI Makassar) - 0,32 persen
17. Irwan Adnan- 0,21 persen
18. Tidak tahu/tidak jawab (pemilih bimbang) 44 persen.
Berikut Jadwal Tahapan Pilkada 2024
27 Februari-16 November 2024: Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan;
24 April-31 Mei 2024: Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih;
5 Mei-19 Agustus 2024: Pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan;
31 Mei-23 September 2024: Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih;
24-26 Agustus 2024: Pengumuman pendaftaran pasangan calon;
27-29 Agustus 2024: Pendaftaran pasangan calon;
27 Agustus-21 September 2024: Penelitian persyaratan calon;
22 September 2024: Penetapan pasangan calon;
25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye;
27 November 2024: pelaksanaan Pemungutan suara;
27 November-16 Desember 2024: Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara.
Debat akan ada di tahapan 25 September-23 November 2024: Pelaksanaan kampanye.(*)
| Curhat Munafri ke Melinda Aksa, Kalau Kalah Pilwali Makassar Cari Cara Jadi Dubes Biar Tidak Malu |
|
|---|
| KPU Resmi Tetapkan Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham Pemenang Pilwali Makassar 2024 |
|
|---|
| Diwakili Kepala Kesbangpol, Danny Pomanto Titip Pesan di Pleno Penetapan Wali Kota Makassar |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Munafri Arifuddin Hadiri Rapat Pleno Penetapan Pemenang Pilwali Makassar |
|
|---|
| Appi Optimistis Tim Transisi MULIA Bekerja Maksimal Usai Putusan MK Tolak Sengketa Pilwali Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-PKS-Makassar-Anwar-Faruq-gtrr.jpg)