Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral

Viral SSbarbershop di Makassar Disatroni Pemulung, Polisi: Kita Selidiki

Menurutnya, aksi pencurian oleh pemulung yang menggunakan becak itu, terjadi Sabtu (22/6/2024) pukul 06.20 Wita.

|
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kloase tangkapan layar unggahan akun Instagram @ssbarbershop, terkait pemulung melalu pencurian.   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Owner SSbarbershop, Ravindra Trimahardika, menjelaskan kronologi pencurian perabot di tempat usahanya Jl Sungai Saddang Lama, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Menurutnya, aksi pencurian oleh pemulung yang menggunakan becak itu, terjadi Sabtu (22/6/2024) pukul 06.20 Wita.

"Kejadiannya Sabtu pagi. Saya di luar kota ini cuma laporan dari anak-anak, saya input dari CCTV, saya kumpulkan data," ujar Ravi sapaannya saat dikonfirmasi tribun, Minggu (23/6/2024) malam.

Pelaku kata dia, sempat berupaya memasuki ruang utama setelah tembus ke bagian lobby lewat pintu samping.

Namun, upayanya masuk ke ruang barbershop kata Ravi gagal karena terdapat kunci ganda.

"Alhamdulillahnya tidak tembuski ke area barbershopku, hanya di lobby saja," ujar pecinta motor Vespa ini.

Ia mengaku sengaja memviralkan aksi nekat pemulung itu agar masyarakat Kota Makassar, dapat lebih waspada.

Khususnya kalangan pengusaha seperti dirinya, agar tidak terjadi hal serupa.

Tujuanku saya posting supaya orang lain agar teman-teman di luar sana lebih hati-hati saja," ujar Ravi.

"Lebih waspada, masyarakat harus tahu kejadian ini. Kadang-kadang kita kasihan segala macam, cuma justru sebaliknya," sambungnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku belum melaporkan kejadian itu secara resmi ke pihak kepolisian lantaran masih berada di luar daerah.

"Sementara saya masih di luar kota. Jadi saya ambil tindakan untuk share ke sosial media (Sosmed) yang kita punya," bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Makassar Kompol Andi Aris Abu Bakar berharap agar kasus itu segera dilaporkan secara resmi.

"Dan kita akan terus berkoordinasi dengan ownernya agar kita bisa lihat lebih detail CCTV untuk dilakukan langkah-langkah penyelidikan," jelas Andi Aris.

Meski belum dilaporkan secara resmi, jajarannya mengaku tetap akan melakukan langkah penyelidikan awal terhadap pelaku.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved