Jelang Iduladha 2024, Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gelar Operasi Pasar
Operasi pasar di lakukan di dua lokasi, yaitu Pasar Pa'baeng-baeng Jl Sultan Alauddin dan Gelael Supermarket, Jl Sultan Hasanuddin.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar melakukan operasi pasar di pasar tradisional dan pasar modern.
Operasi pasar ini dipimpin oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar.
Asisten I Sekretariat Daerah Kota Makassar Muh Yasir, Kepala Dinas Perdagangan Arlin Ariesta, serta Kabag Ekonomi Pemkot Makassar, I Dewa Gede Widya Darma juga hadir dalam giat ini.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Alamsyah Sahabuddin mengatakan, operasi pasar dilakukan dalam rangka mengencek harga pangan menjelang Iduladha 1445 H/2024 M.
Operasi pasar di lakukan di dua lokasi, yaitu Pasar Pa'baeng-baeng Jl Sultan Alauddin dan Gelael Supermarket, Jl Sultan Hasanuddin.
Alamsyah Sahabuddin mengatakan pelaksanaan operasi pasar ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Juga untuk serta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang mungkin terjadi menjelang hari raya kurban.
"Hari ini kami bersama Asisten 1 melakukan operasi pasar, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mengantisipasi adanya kenaikan harga jelang Idul Adha," ucap Alamsyah Sahabuddin.
Dari hasil operasi pasar ini, ditemukan beberapa sembako mengalami kenaikan harga.
Kendati demikian, kenaikannya tidak signifikan alias masih terjangkau oleh masyarakat.
Misalnya, ayam potong mengalami kenaikan Rp 2000 perkilogramnya, sementara untuk ketersediaan pangan di pasar masih aman.
"Seperti biasa Jelang Hari Raya biasanya harga sembako mengalami kenaikan, tapi kali ini biasa biasa saja semua harga terjangakau, kecuali ayam yang mengalami kenaikan Rp 2000 Per Kg nya," katanya.
Alamsyah menuturkan, harga bahan pokok setiap tahunnya mengalami kenaikan pada saat Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Kenaikan tersebut disebabkan kebutuhan masyarakat pada hari raya meningkat
Untuk membantu warga mendapatkan sembako dengan harga murah, DKP Kota Makassar juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyasar warga kurang mampu.
Kata Alamsyah, GPM rutin digelar dengan tujuan membantu warga serta untuk menekan laju inflasi.
“Jadi GPM ini bertujuan untuk membantuwarga agar bisa mendapatkan semabako dengan harga murah, serta untuk menekan laju inflasi,”tutur Alamsyah Sahabuddin
Alamsyah menambahkan DKP kota Makassar akan menggelar GPM di 153 Kelurahan se kota Makassar.
Adapun pangan yang disiapkan seperti, Beras, Minyak goreng, telur, terigu dan lain lain (*)
| Berburu Sunset di Rooftop Garden Nipah, Spot Santai Favorit Anak Muda Makassar |
|
|---|
| Pertarungan Akademisi, Sosok 4 Profesor Bidik Kursi Dekan FISIP Unhas |
|
|---|
| Sosok Andi Bau Sawa Setuju Luwu Raya Jadi Provinsi: Belajar dari Pandemi Covid-19 |
|
|---|
| PSM Makassar Asah Skema Menyerang Jelang Lawan Borneo: Sheriddin, Daisuke, dan Victor Luiz Cetak Gol |
|
|---|
| Satu Kasus Campak Ditemukan di Bone, Diduga Impor dari Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pmekotrrr.jpg)