Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jampidsus Dikuntit Densus 88

Mahfud MD Eks Menko Polhukam Ungkap Pemicu Penguntitan Jampidsus, Kepentingan Owner Mafia Timah

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) itu menduga ada perebutan kepemilikan mafia timah pada peristiwa penguntitan Jampidsus.

Tayang:
Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah diintai oleh anggota Densus 88, kasus ini memicu ketegangan institusi Kejagung-Polri. Kuat dugaan ini ada kaitannya dengan kasus korupsi timah yang sedang ditangani Kejagung. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap dugaan penyebab penguntitan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88.

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) itu menduga ada perebutan kepemilikan mafia timah pada peristiwa penguntitan Jampidsus.

Kasus penguntitan tersebut kini sudah dihentikan oleh Polisi Militer Polri.

Jampidsus yang awalnya garang, kini menyerahkan keputusan ke Polri.

Pemicu penguntitan tersebut dirahasiakan oleh Polri.

Mahfud MD kemudian menyampaikan analisanya terhadap kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Mengingat, pergantian pemerintahan semakin dekat, sehingga perebutan owner mafia timah itu terjadi.

“Ini sebenarnya perebutan untuk pergantian owner mafia timah. Karena rezim akan berubah, sekarang ini akan mulai disingkirkan orang-orang yang sekarang jadi mafia dan di-back up itu,” kata Mahfud MD dalam akun YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (5/6/2024).

Kelompok Densus yang menguntit Jampidsus itu terdiri 10 orang.

Semua penguntit merupakan oknum anggota Densus 88 Antiteror Polri dan sebagian besar dari Densus 88 AT Polri Satuan Wilayah Jawa Tengah.

Hal ini terungkap, seiring ditangkapnya satu dari 10 orang tersebut, yakni Bripda Iqbal Mustofa (IM) yang kemudian sempat diinterogasi pihak Kejaksaan Agung.

Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Bripda IM dari sumber internal Kejaksaan Agung, tertera bahwa kelompok itu terdiri dari tujuh oknum anggota Satgas Densus Jawa Tengah.

Yakni Briptu Ary Setyawan (Aray N2), Briptu Irfan Maulana (Otong N3), Briptu Bayu Aji (Rabai N3), Briptu Agung (Agung N4), Briptu Faizin (Faizin N3), Briptu Jadi Antoni (Jaja N3), dan Brigadir Imam.

Sedangkan sisanya merupakan dua oknum anggota Satgas Densus Jawa Barat, yakni Briptu Doni dan Tomi Nugraha alias Fahmi.

 Mereka semua disebut-sebut tergabung dalam sebuah grup Whatsapp yang diberi nama "Time Zone."

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved