Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Bekasi 2024

Wacana Kaesang Maju di Pilkada Bekasi Menguat, Putra Jokowi Didorong Relawan Prabowo

Dia pun berharap, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu mengembalikan formulir pendaftaran sebelum PKB menutup masa penjaringan bakal cawalkot Bekasi.

Editor: Ansar
Kompas.com
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep saat ditemui di Word Trade Center, Kuala Lumpur, Minggu (21/1/2024).(KOMPAS.com / IRFAN KAMIL) 

Tanti menyebut, sampai saat ini, ada tiga figur yang mendaftar sebagai bakal calon wali kota Bekasi ke PSI.

Namun, tidak ada nama Kaesang. Ketiganya, yakni, Mochtar Mohamad dari PDI Perjuangan, Sholihin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Nofel Saleh Halibi dari Partai Golkar.

Sementara, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI sampai saat ini belum memutuskan soal majunya Kaesang di pilkada.

"Yang saya tahu, saya bukan di DPP ya, tapi saat ini DPP belum ada putusan apakah Mas Kaesang akan maju pilkada atau enggak," ujar Grace di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Kaesang juga telah angkat bicara terkait isu ini.

Adik wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka itu mengaku, dirinya bakal melihat dinamika ke depan untuk menentukan langkah politiknya di pilkada.

"Ya nanti lihat dulu kalau itu," ujar Kaesang saat ditemui di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (15/4/2024) malam.

Panggung politik

Membaca ini, pengamat politik sekaligus akademisi dari Universitas Islam 45 Bekasi, Adi Susila, menilai, Kaesang membutuhkan "panggung" untuk mengangkat popularitasnya.

"Karena Kaesang sudah terjun ke politik, maka dia butuh 'panggung politik'.

Menurut saya, panggung politik yang cukup efektif untuk mengangkat popularitasnya adalah wali kota karena skopnya yang lebih kecil dibanding bupati atau gubernur," jelas Adi saat dihubungi, Kamis (23/5/2024).

Menurut Adi, ketimbang bupati dan gubernur, posisi wali kota lebih berpotensi mendongkrak elektoral Kaesang, mengingat pengalaman politik suami dari Erina Gudono itu masih seumur jagung.

"Agak berat ya kalau nyalon gubernur atau bupati.

Lebih gampang mencari momen yang bisa menaikkan popularitas kalau nyalon wali kota," kata dia.

Namun, Adi menilai, Kaesang kurang cocok menjadi wali kota Bekasi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved