Desa Lawewe Lutra Terendam Banjir Gegara Tanggul Jebol hingga 80 Meter
Sekretaris Desa Lawewe, Haddas mengatakan banjir merendam rumah warga akibat tanggul Sungai Rongkong jebol setelah hujan mengguyur hulu sungai.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR. COM, LUWU UTARA - Hujan deras yang mengguyur Luwu Utara, Sulawesi Selatan sejak beberapa hari terakhir akibatkan Sungai Rongkong meluap dan merendam Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara, Jumat (24/5/2024).
Sekretaris Desa Lawewe, Haddas mengatakan banjir merendam rumah warga akibat tanggul Sungai Rongkong jebol setelah hujan mengguyur hulu sungai.
“Banjir merendam rumah warga dengan ketinggian 70 centimeter hingga 1,5 meter di 5 dusun di Desa Lawewe," kata Haddas, Jumat (24/5/2024).
Lanjut Haddas, banjir tak hanya merendam pemukiman warga. Banjir juga merendam sekolah, tempat ibadah, perkantoran dan fasilitas kesehatan.
Akibat banjir tersebut, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak dan tidak sedikit yang memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Banjir membuat 398 KK terdampak di 5 dusun yakni dusun Lawewe, Tampo Lempang, Galinggang, To’baki dan dusun Teppo,” jelasnya.
Desa Lawewe menjadi langganan banjir tiap tahunnya, bahkan saat hujan di hulu dan air di Sungai Rongkong meluap maka Desa Lawewe pasti terendam banjir.
“Sekitar bulan Maret lalu tanggul jebol 40 meter dan sudah diasesmen oleh pihak yang menangani sungai yakni Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang tapi kini makin jebol sampai 80 meter,” tambahnya.
Haddad mengungkap banjir terus merendam Desa Lawewe beberapa waktu terakhir. Banjir dikabarkan hanya surut beberapa hari kemudian akan merendam Desa kembali saat hujan mengguyur sungai Rongkong. (*)
Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini
| Bupati Luwu Utara Temui Mentan Amran, Dorong Penguatan Sektor Pertanian dan Perkebunan |
|
|---|
| Tanam 400 Pohon, PLN dan Warga Katimbang Perkuat Mitigasi Banjir Berbasis Lingkungan |
|
|---|
| Kisah Warnia, Menghafal Al Quran Pakai Metode Mendengar dan Memahami Ayat |
|
|---|
| Makassar Tambah Kampung Siaga Bencana di Wilayah Rawan Banjir |
|
|---|
| Infrastruktur Minim, Petani Bone Bertaruh Nyawa Angkut Hasil Panen |
|
|---|